Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
3,127,826
Meninggal
82,013
Sembuh
2,471,678
Active
574,135
Last updated: 25 Juli 2021 - 10:39 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 3,127,826 Meninggal 82,013 Sembuh 2,471,678 Active: 574,135 Last updated: 25 Juli 2021 - 10:39 am (+07:00)
Link 

Banner
61

YPPSDP dan PT.MAP Lakukan MoU Kembangkan 4.5 Ha Jadi Perumahan Terjangkau di KBB

  • Bagikan
Mayor Jendral TNI (Purn) Musa Bangun, Pimpinan YPPSDP (kiri) dan Erfan Bramantyo Hendro Cahyono, Direktur Utama PT.MAP (kanan), usai melakukan penandatangan MoU. (foto: Istimewa).
Mayor Jendral TNI (Purn) Musa Bangun, Pimpinan YPPSDP (kiri) dan Erfan Bramantyo Hendro Cahyono, Direktur Utama PT.MAP (kanan), usai melakukan penandatangan MoU. (foto: Istimewa).

Parongpong, BANGBARA.COM. – Yayasan Pengembangan Potensi Sumberdaya Pertahanan (YPPSDP) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia melakukan Penandatangannan MoU Nota Kerjasama dengan PT. Megah Agung Properti (MAP) terkait pembangunan perumahan di wilayah Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu, (13/06/2021).

Penandatangan MoU yang dilaksanakan di Hotel Swiss Belresort Dago Heritage, Jalan Dago Kota Bandung ini, merupakan tindak lanjutan usai sehari sebelumnya (Sabtu, 12/06/2021) kedua belah pihak melakukan peletakan batu pertama pembangunan perumahan di Jalan Mentari Pagi No.102 Katumiri Cihanjuang, Parompong, KBB.

proses penandatangan Mou antara pihak YPPSDP dan PT. MAP. (foto: Istimewa).
Proses penandatangan Mou antara pihak YPPSDP dan PT. MAP. (foto: Istimewa).

“Hari ini kita berkumpul dari seluruh pengurus Yayasan dan Notaris untuk menindaklanjuti kerjasama pemanfaatan lahan serta membuat Notarial kerjasama antara Yayasan dengan PT. MAP” ujar Mayor Jendral TNI (Purn) Musa Bangun, selaku Pimpinan Yayasan.

Pihaknya berharap agar PT MAP selaku pengembang bisa langsung bekerja memanfaatkan lahan seluas 4,5 hektar yang dimiliki oleh Yayasan di wilayah Katumiri Cihanjuang, Parompong, KBB.

Para Pengurus YPPSDP yang turut hadir dalam penandatangan MoU diantaranya Mayor Jendral TNI (Purn) Muhamad Hasyim, Marsekal Muda TNI (Purn) Khoirul Arifin, serta Marsekal Muda (Purn) Suparman Djarip

Sementara saat acara peletakan batu pertama, dari Pengurus Yayasan tampak hadir Mayor Jendral TNI (Purn) Muhamam Hasyim, Marsekal Muda TNI (Purn) KhoirulArifin, Marsekal Muda (Purn) Suparman Djarip, Marsekal Pertama TNI (purn) Zapanta Boes, serta Kolonel (Purn) Hermansyah.

Musa menyebut sudah 11 tahun pihak Yayasan memiliki lahan tersebut, namun tidak bisa di garap dengan baik sehingga menjadi terlantar dan tidak produktif.

Padahal tanah ini memiliki potensi selain untuk jadi perumahan, bisa juga untuk menjadi objek wisata dari yang dimiliki PT Perhutani yaitu Air Terjun dan ada juga beberapa kawasan hijau.

Proses peletakan batu pertama.
Proses peletakan batu pertama. (foto: Istimewa)

Historis pemilikan tanah ini awalnya bekerjasama dengan pihak ketiga, namun ditengah perjalanan bermasalah hingga kepemilikan lahan beralih ke Yayasan.

“Setelah 11 tahun lahan ini terlantar, kita bertemu Pak Erfan dari Pt. MAP yang mempunyai visi dan misi yang sama, maka melihat itikad, kemauan dan rasa saling percaya , lahan ini semoga bisa dimanfaatkan dan menguntungkan kedua belah pihak”, ungkap Musa.

Musa juga menyampaikan, perumahan adalah salah satu kebutuhan dari masyarakat, karena dengan pertumbuhan penduduk yang cukup besar setiap tahun, tentunya pemukiman dan perumahan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Dari konsep perumahan ini selain memperhatikan dari soal ketentuan dari Pemerintah Daerah tentang resapan air, fasilitas umum dan lain-lain.

“Dilakukan ditahap awal ini tipe-tipe yang bisa dijangkau oleh masyarakat kelas menengah kebawah, jadi dengan demikian kita harapkan dengan pembangunan ini bisa menyerap permintaan dari masyarakat tentang perumahan”, ucapnya.

Ditambahkan Musa, untuk kerjasama dengan PT. MAP ini lahan yang akan digarap menjadi perumahan adalah seluas 4,5 hektar, dimana sisa lahan lainnya akan dikembangkan di kemudian hari melihat situasi yang berkembang.

Foto bersama pihak YPPSDP dan PT. MAP usai peletakan batu pertama. (foto: Istimewa).
Foto bersama pihak YPPSDP dan PT. MAP usai peletakan batu pertama. (foto: Istimewa).

Sementara itu, Erfan Bramantyo Hendro Cahyono selaku Direktur Utama PT.MAP mengatakan kerjasama tersebut merupakan tugas, amanat dan tanggung jawab yang besar bagi pihaknya.

“Kita akan coba kembangkan lahan 4,5 hektar milik YPPSDP ini dengan rencana, kurang lebih total ada 227 unit rumah, dengan tipe 40/72 sebanyak 76 unit, dan tipe 60/90 sebanyak 151 unit. Semoga kedepannya juga bisa disandingkan dengan lokasi Destinasi Wisata dan Waterboom”, terangnya.

Tak lupa Erfan mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan pihak Yayasan kepada PT. MAP, untuk membangun perumahan diatas tanah ini.

“Kami hari ini besyukur setelah peletakan batu pertama kemarin, kini bisa dilanjutkan dengan penandatangan MoU. Semoga kerjasama ini bisa terlaksana baik sesuai amanat Yayasan, dan semoga ini bisa jadi langkah awal untuk berlanjut kembali”, pungkasnya. (Addien)

banner 728x90
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *