oleh

Wisatawan Berkunjung di KBB Menurun Hingga 40 Persen, Ini Langkah Disparbud KBB

Link Banner

Padalarang, BANGBARA.COM. – Merebaknya wabah Virus Corona di Indonesia, membuat penurunan kunjungan wisatawan di sejumlah Objek Wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami penurunan hingga kisaran 40 persen.

Menurut Sri Dustirawati, Kepala Dinas Priwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Objek wisata yang mengalami penurunan paling drastis adalah wilayah Maribaya dan Lembang.

Link Banner

“Untuk kawasan Maribaya, penurunan sekitar 30-40%. Sedangkan di kawasan Lembang mengalami penurunan sekitar 20%, jika dibandingkan kunjungan tahun 2019 yang lalu” ungkap Sri saat dihubungi Redaksi Bangbara.com, Sabtu (14/03/2020).

Beberapa pengelola Destinasi Wisata di KBB yang dihubungi oleh Redaksi Bangbara.com juga memberi tanggapan yang tidak jauh berbeda.

Patar Aruan, selaku Sales Manager Objek Wisata Dusun Bambu menjelaskan bahwa memang ada penurunan, terutama dari Grup baik Perusahaan maupun sekolah dari luar kota.

“Ada beberapa yang cancel rencana kunjungan ke Dusun Bambu. Secara persentasi pastinya kita belum hitung, tapi perkiraan saya mungkin ada turun sekitar 35%”, jelas Patar.

Menurut Patar, sebelum muncul Surat Edaran Bupati, pihaknya sudah berinisiatif untuk menambah Hand Sanitizer (pembersih tangan) di beberapa titik, membuat poster yang sifatnya untuk mengedukasi pengunjung mengenai tindakan preventif terhadap Virus Corona, dan juga menyiapkan thermometer tembak untuk mengukur suhu pengunjung dan juga tamu yang menginap.

“Yang kami butuhkan adalah promo masif yang menyatakan bahwa dengan mengikuti saran Pemerintah, berwisata masih tetap aman. Karena kalau inisiatif ini telat dampaknya akan semakin buruk untuk kami selaku pengelola Objek wisata dan juga Pendapatan Asli Daerah (PAD)“, terang patar lebih lanjut.

Hal senada juga diungkapkan Pemilik Ciwangun Indah Camp (CIC), Haji Kosasih. “Sejak keberadaan Virus Corona ini menjadi viral, memang terjadi dampak penurunan pengunjung wisata. Tapi bukan hanya di sini, semua tempat wisata juga pasti mengalami penurunan pengunjung”, ungkapnya.

Baca Juga,  Tidak Punya Pemancar Radio, Disdik KBB Himbau Sekolah Bisa Kerjasama dengan Radio Komunitas

Wardiono, Operasional Leader Lembang Wonderland juga menyatakan kabar mengenai Virus Corona ini serta himbauan dari Pemerintah Daerah agar menghindari lokasi keramaian memang berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan, tapi tidak terlalu signifikan.

Sementara itu, Haji Deni Alamsyah yang merupakan pemilik dari Indiana Camp lebih menyoroti berkurangnya wisatawan asing.

“Bener kang, sudah 2 bulan ini Travel dari Singapura, Malaysia, dan Thailand ga ada yang datang, apalagi dari Taiwan”, ungkapnya melalui pesan singkat WhatsApp.

Melani Karnadi Marketing Floating Market dan The Great Asia Afica Lembang juga menyebutkan memang ada sedikit penurunan, namun tidak terlalu signifikan.

“Terlihat dari komposisi yang datang lebih banyak rombongan di bandingan mobil pribadi. Untuk rombongan mungkin karena sudah terjadwal lama. Untuk tanggal 18 Maret ini memang ada yang cancel, yaitu Rombongan pelajar dari Jateng, tapi itu disebabkan karena Dinas Pendidikan (Disdik) setempat memang melarang untuk acara jarak jauh, jadi bukan karena Virus Corona”, tutur Melani.

Menurut Melani, pihaknya sudah melakukan antisipasi sejak Presiden Jokowi memberi pengumuman mengenai awal mengenai Virus Corona. Pihaknya langsung menyiapkan Hand Sanitizer, Thermo Scan, dan ruangan untuk merawat pengunjung yang kurang sehat.

Hal senada di ungkapan Ofie Mardian yang merupakan Manager Ibiza Family Karaoke Padalarang, menurutnya karena pengunjung kebanyakan warga lokal, sehingga tidak berpengaruh besar penurunannya.

“Disini tidak terlalu banyak terjadi penurunan pengunjung. Untuk tamu, kita ansipasi dengan menjelaskan bahwa kita sediakan hand sanitizer di dalam 21 ruangan yang kita miliki, dan jika tamu butuh masker tinggal bilang, maka akan diberikan”,ungkap Ofie saat ditemui langsung pada Sabtu (14/03/2020) malam.

Berkenaan dengan ini semua, kembali kepada ungkapan Kadisparbud Sri Dustirawati, yang meminta agar masyarakat tidak perlu menjadi takut untuk melakukan kunjungan wisata terutama ke daerah Bandung Barat, karena sesuai dengan Surat Edaran yang dikeluarkan Bupati Aa Umbara Sutisna tertanggal 10 Maret 2020, para Pengusaha Hotel, Restoran, Cafe dan Rumah Makan, lalu Pengusaha Hiburan dan Rekreasi, serta pengusaha arena permainan yang ada di KBB sudah di himbau untuk melakukan upaya preventif pencegahan Virus Corona.

Baca Juga,  Duaar, Pendaftar UMKM ke 2 Membludak Dinas Kalangkabut Ternyata Ini Penyebabnya

Sri juga menjelaskan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah melakukan kerjasama dengan Kementerian Perhubungan untuk melakukan upaya preventif dengan melakukan SOP preventif COVID19 di Bandara dan Stasiun Kereta Api agar wisatawan merasa aman dari Virus Corona.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga mengajak masyarakat untuk berwisata di dalam negeri karena banyak insentif tiket penerbangan yang bisa dimanfaatkan. Gubernur Jabar juga telah menghimbau masyarakat untuk berwisata mengeksplore Jabar dan tentunya Bupati Bandung Barat pun mengajak masyarakat untuk berwisata di KBB dengan potensi wisatanya yang beragam.

“Jadi, jangan takut untuk berwisata dan mengeksplor seluruh keindahan alam di Bandung Barat. Breathaking West Bandung.. Yes we CAN (Culture Adventure and Nature)“, tegas Sri di akhir percakapan.

Penulis: Guntur Priyo
Editor: Mohammad Addien

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner

Komentar

News Feed