Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
3,127,826
+45,416
Meninggal
82,013
+1,415
Sembuh
2,471,678
Active
574,135
Last updated: 24 Juli 2021 - 5:53 pm (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 3,127,826 +45,416 new today Meninggal 82,013 +1,415 new today Sembuh 2,471,678 Active: 574,135 Last updated: 24 Juli 2021 - 5:53 pm (+07:00)
Link 

Banner
21

Waww! Ada yang Baru dari Cianjur, Seorang Pemuda Ciptakan Varian Kopi Rasa Baru, Mau Coba?

  • Bagikan
Varian Kopi Sumul asal Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur.
Varian Kopi Sumul asal Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur.

Cianjur, BANGBARA.COM. – Nuradi, seorang Pemuda asal Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, berhasil mengembangkan inovasi baru produk Kopi yang diberi nama Kopi Sumul.

“Alhamdulillah, inovasi membuat Kopi Sumul ini akhirnya berhasil, karena rasanya nikmatnya berbeda dengan kopi lainya”, ujar Nuradi saat ditemui tim Bangbara, Selasa (25/05/2021).

Nuradi menyebut, Kopi Sumul yang diproduksinya berawal dari keinginan mengembangkan produk kopi Cikadu agar lebih terkenal dan menjadi ciri khas seperti produk lainnya dari Kabupaten Cianjur.

Pengunjung di Kedai Kopi Sumul.
Pengunjung di Kedai Kopi Sumul.

“Jadi kopi yang diambil dari lahan Hutan Sumul dan daerah sekitaran Cikadu itu, merupakan yang pertama dikembangkan di Kabupaten Cianjur dengan cita rasa berbeda dengan kopi lainnya baik di Cianjur maupun Indonesia”, jelasnya.

Dijelaskannya, cara pengolahan Kopi Sumul bermula dari pemilihan biji kopi merah atau cherry yang memiliki kualitas terbaik agar menghasilkan kopi yang bercita rasa khas dan nikmat.

“Pengemasannya juga harus kedap udara om, Tujuanya biar tidak terkontaminasi sama bau-bauan di sekitarnya selama satu bulan”, terang Nuradi.

Pengunjung di Kedai Kopi Sumul.
Pengunjung di Kedai Kopi Sumul.

Untuk waktu penjemuran biji kopi, Nuradi mengatakan tidak dapat ditentukan karena tergantung pada terik matahari.

“Setelah itu dipisahkan antara biji dan kulit kopi sampai akhirnya kopi siap seduh. Prosesnya memang sangat lama, bisa jadi tiga bulan untuk bisa jadi Kopi Sumul siap seduh”, tuturnya.

Diungkapkannya, rasa Kopi Sumul yang diproduksinya itu memiliki sensasi yang unik, seperti merasakan ketenangan setelah meminumnya.

“Kopi ini baru diproduksi jika ada yang memesan dari para penikmat kopi di berbagai daerah Indonesia, jadi bukan sudah tersedia stok”, lanjutnya.

Selain Indonesia, Nuradi menyebut Kopi produksinya ini pernah dipesan oleh Turis dari luar Negeri seperti Jerman dan Jepang jarena cita rasanya yang memang berbeda.

Pengunjung di Kedai Kopi Sumul.
Pengunjung di Kedai Kopi Sumul.

Beberapa varian Kopi Sumul yang di produksi diantaranya Green Bean, Roasted Bean, dalam bentuk powder, dan sachet”, jelas Nuradi kembali.

Bagi yang ingin merasakan langsung sensasi kenikmatan Kopi Sumul, Nuradi pun membuka sebuah kedai kopi di daerah Tanggeung, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur.

“Dengan tagline ‘Ngopi Sambil Ngaji’, saya berharap disaat minum kopi ada edukasi yang memanusiakan manusia. Untuk harga yang ditawarkan juga relatif terjangkau bagi siapapun”, pungkasnya. (Asep Erwin Nugraha)

banner 728x90
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *