oleh

Warga KBB Tak Perlu Antri, Ada Gebrakan Dari Kadisdukcapil Yang Baru

Link Banner

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Pasca di umumkan bahwa sebanyak 74.000 keping blangko E-KTP telah digelontorkan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kementrian Dalam Negeri, suasana Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang beberapa waktu terakhir tampak sepi dari aktifitas, tampak jauh beubah dan berbeda hari ini, Senin (03/02/2020).

Dari pantauan langsung Redaksi Bangbara.com, ratusan warga masyarakat tampak antri dan memadati ruangan Disdukcapil KBB bahkan hingga meluber ke lobby Gedung C, tempat Disdukcapil berada.

Link Banner
Link Banner

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Dinas Disdukcapil KBB, Hendra Trismayadi menyatakan, dengan Program Kegiatan Percepatan Penyelesaian Kependudukan untuk Print Ready Record (PRR) sebanyak 18.600 dan Suket 55.400 sehingga total 74.000 keping, semua akan di cetak dalam waktu 20 hari.

“Peralatan sudah dibawa dari 10 Kecamatan ke disdukcapil untuk membantu. Sekarang sedang di setting oleh petugas operator, dan malam ini akan langsung di mulai proses pencetakan”, jelas Hendra kepada Redaksi Bangbara.com.

Hendra menambahkan, untuk mengikuti perkembangan era digital dan milenial saat ini dan sesuai dengan Program Bupati KBB yaitu melayani masyarakat dengan mudah, cepat, tepat, dan tanpa biaya, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Disdukcapil dan menunggu lama, karena akan ada layanan antar langsung ke pemohon.

“Para petugas Kecamatan akan melakukan layanan antar ini. Bahkan ke depannya tidak menutup kemungkinan kami akan bekerjasama dengan Ojek Online untuk memaksimalkan layanan antar ini”, jelas Hendra d akhir perbincangan.

Disdukcapil KBB mengumumkan secara resmi, sehubungan dengan dilakukan percepatan cetak E-KTP PRR Pemula dan yang sudah memiliki suket (Surat Keterangan), maka Disdukcapil KBB menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mendatangi kantor Disdukcapil KBB, karena nanti akan ada petugas Kecamatan yang melayani layanan antar kepemohon, setelah KTP-EL tercetak selama 20 hari.

Baca Juga,  Bupati KBB Angkat Jempol, Ada Desa yang Menyulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Kendaraan

Penulis : Guntur Priyo
Editor : Mohammad Addien

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner
Link Banner
Link Banner

Komentar

News Feed