oleh

Warga Kampung Cibinong Baranangsiang Teriak Kekurangan Air, Camat Langsung Bergerak

Cipongkor, BANGBARA.COM. – Kondisi tanda-tanda musim kering sudah terasa, saat beberapa wilayah mulai kering, tandus, hingga kekurangan air bersih.

Tepatnya di RT06 RW04 Kampung Cibinong, Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang sedang mengalami masalah kekurangan air bersih.

“Padahal Kampung Cibinong ini bisa dikatakan Ibukotanya Desa Baranangsiang, dimana lokasi Kantor Desa juga berada disini”, ujar Ani Ketua RT06 saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (05/09/2020).

Ani mengungkapkan bahwa dengan kondisi ini membuat 700 Kepala Keluarga (KK) dari 3 RT yang ada di RW04, harus berjalan sekitar setengah kilometer sampai 2 kilometer untuk mengambil air dari sumber mata air yang ada di Kampung tersebut.

“Dibutuhkan mesin yang kuat untuk menarik air ke atas, dan juga Toren kapasitar besar sekitar 5.000 liter agar nanti bisa digunankan oleh banyak orang”, tutur Ani kembali.

Dilanjutkan Ani, karena dirinya dan warga lain tidak mau jika nantinya kondisi ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak untuk mengambil keuntungan seperti kampanye atau kegiatan politik, akhirnya dirinya berinisiatif ingin langsung menghubungi Camat Cipongkor.

“Saya inisiatif menghubungi Pak Camat karena kebetulan saya mengenalnya, bukan berarti saya melangkahi pihak Desa. Soalnya mau bagaimana lagi, kami para warga sangat membutuhkan air untuk kehidupan kami”, ujar Ani.

Iwan Saputra, Sekretaris Desa (Sekdes) Baranangsiang.
Iwan Saputra, Sekretaris Desa (Sekdes) Baranangsiang.

Saat dihubungi secara terpisah, Iwan Saputra selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Baranangsiang mengatakan bahwa pihak Desa sudah pernah merespon keinginan warga tersebut.

“Saat Ibu Elin Suharliah, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan kunjungan ketika masa Reses, kita sudah ajukan permintaan 2 mesin sumur bor untuk Pasar dan Desa, namun mungkin karena adanya Covid-19 jadi tertunda dan belum terealisasi”, jelas Iwan.

Baca Juga,  Viral! Pedagang Bakso Keliling Dianiaya Pengemudi Sedan

Iwan juga mengatakan, sebenarnya ada dana kas sekitar Rp30 juta yang bisa dimanfaatkan, yang mana harusnya warga juga bisa mengajukan permasalahan ini melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Sebenarnya kan saat dilaksanakan Musyawarah Dusun (Musdus) atau Musyawarah Desa (Musdes) hal ini bisa diajukan. Selain itu juga bisa melalui BPD, karena pasti akan dianggarkan”, terang Iwan kembali.

Sementara itu dengan adanya permasalahan ini, Camat Cipongkor Yayat Ruhyat mengambil sikap untuk mencari solusi dari kekeringan air tersebut, agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupannya.

Camat Cipongkor, Yayat Ruhyat saat berdialog dengan Tokoh Masyarakat Kampung Cibinong, Desa Baranangsiang. Sabtu (05/09/2020).
Camat Cipongkor, Yayat Ruhyat saat berdialog dengan Tokoh Masyarakat Kampung Cibinong, Desa Baranangsiang. Sabtu (05/09/2020).

“Jadi saya tadi tidak sengaja bertemu dengan sekitar 50 tokoh masyarakat saat saya mengunjungi Kampung Cibinong, yang mana mereka menyampaikan saat ini sedang mengalami masalah kekurangan air di musim kemarau ini”, ujar Yayat saat ditemui, Sabtu (05/09/2020).

Menurut Yayat, para tokoh masyarakat ini menyampaikan bahwa di Kampung Cibinong tersebut terdapat mata air yang tidak pernah surut dan berharap agar mata air tersebut dapat menjadi solusi dari masalah kekurangan air saat ini.

“Ada keinginan dari mereka ini untuk menarik air dari mata air tersebut dan menggunakan Toren air berkapasitas 5.000 liter agar nantinya bisa digunakan untuk 1 sampai 2 RW”, terang Yayat kembali.

Bagi Yayat, jika hal tersebut memang memungkinkan maka pihaknya akan segera merealisasikan agar mata air tersebut dapat dimanfaatkan dan dapat menjadi saluran air bagi masyarakat di Kampung Cibinong tersebut.

“Saya tidak ada masalah dengan keinginan tersebut, karena jika memang mata air tersebut bisa dimanfaatkan kenapa tidak? Ini sekaligus membuktikan bahwa di Kecamatan Cipongkor masih banyak potensi yang bisa digali dan dikembangkan untuk kedepannya”, pungkasnya.

Baca Juga,  Harga Sayuran Tidak Stabil, Petani Lembang Banting Stir Kembangkan Jeruk

Reporter: Abdul Kholilulloh
Editor: Guntur Priyo

 

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed