oleh

Untuk Bandung Barat Bisa ‘Lumpaaat’, Inilah Visi Misi AKUR

Bandung Barat, BANGBARA.COM – Pasca dilantiknya pasangan Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpilih Aa Umbara Sutisna dan Hengki Kurniawan dalam bukti 100 hari dalam kerja, menjadi komitmenya untuk menata dalam segala sektor yang berada pada pemerintahan di KBB.

Soliditas pasangan Bupati ini menunjukan bukti jargon ‘Lumpaaat’ nya dengan mendisiplinkan semua jajaranya tanpa pandang bulu. Dengan pembuktian dalam masa 100 hari kerja sang Bupati Aa Umbara rela menginap di kantornya untuk memantau kegiatan para jajaranya dipagi hari.

“Karena jika KBB maju, hasilnya akan dinikmati oleh seluruh masyarakat termasuk seluruh aparat yang terdapat didalamnya. Karena jargon Bandung Barat Lumpaaat sangat tergantung kualitas kinerja dan kedisiplinan para ASN. Jika saat ini APBD baru mencapai Rp. 2.8 T, saya berharap pada masa kepemimpinan saya bisa mencapai Rp. 5 T,” ujar Bupati Umbara ketika membuka Sosialisasi Elektronik – Sistem Presensi dan Absensi Berbasis Web/ Online (e-presisi) dilingkungan Pemerintah Kab. Bandung Barat, Kamis (4/10/18).

Ia menambahkan, jika kinerja dan kedisiplinan sudah tumbuh dengan sendirinya diharapkan seluruh ASN juga bisa meningkatkan pelayanan pada masyarakat dalam menjabarkan jargon ‘Bandung Barat Lumpaaat’ sebagaimana dibahas dalam Visi AKUR (Aspiratif Kreatif Unggul dan Religius)

Umbara menilai sistem kerja yang dipakai oleh Pemerintah KBB sudah sangat bagus, tapi jika tidak diimplementasikan dengan baik maka akan sia-sia. Jadi, optimalisasi pelayanan publik harus lebih baik lagi untuk meningkatkan tingkat kepuasan masyarakat.

Perkembangan teknologi semakin pesat, namun dalam meningkatkan kinerja dan kedisiplinan Aparat Sipil Negara (ASN) tidak bisa tergantung kepada alat yang dilahirkan oleh teknologi, tetapi sangat tergantung pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimilikinya.

“Alat dan teknologi tidak bisa dijadikan jaminan meningkatnya kinerja dan kedisiplinan ASN dalam sebuah pemerintahan, tetapi sangat tergantung kualitas SDM yang ada didalamnya. Tapi saya berharap seiring berkembangnya teknologi, kinerja dan kedisiplinan turut meningkat juga,” tuturnya dilingkungan Pemerintah Kab. Bandung Barat.

Salah satu tugas pemerintah adalah untuk meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Dan hal itu bukan hanya menjadi tugas dirinya dan Hengki sebagai Bupati dan Wakil Bupati saja, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh ASN KBB selaku pelayan masyarakat.

Dengan Visi Misi AKUR, pasangan Bupati ini merumuskan dengan berbagai sektor yang menjadi panduan dalam memimpin Bandung Barat bagi kesejahteraan masyarakatnya. Berikut Visi dan Misi AKUR yang menjadi pedoman pemerintahan Bandung Barat.

Visi AKUR yaitu Mewujudkan Bandung Barat Yang A.K.U.R (Aspiratif, Kreatif, Unggul Dan Religius) Berbasis Pengembangan Eknomi, Optimalisasi Sumber Daya Alam Dan Kualitas Sumber Daya Manusia.

ASPIRATIF
Aspiratif memiliki makna sikap menghargai harapan, keinginan, cita-cita dan kemampuan segenap elemen masyarakat. Sikap ini selalu menjadi pegangan dalam menjalankan amanah dalam pemerintahan. Pemerintahan yang aspiratif akan berpihak pada kebutuhan dan suara masyarakat. Suara masyarakat baik secara langsung maupun melalui perwakilannya di lembaga DPRD akan menjadi acuan dalam pengambilan keputusan di bawah payung hukum yang ada. Selain itu suara dan pendapat ahli dari berbagai lembaga pendidikan dan lembaga kemasyarakatan juga merupakan masukan penting dalam pelaksanaan amanah pemerintahan.

KREATIF
Kreatif mengandung pengertian bahwa dalam menciptakan terobosan baru dalam rangka memberikan keuntungan dan pemenuhan terhadap hajat hidup orang banyak. Kreatif juga mempunyai makna adanya kemampuan berpikir ataupun melakukan tindakan yang bertujuan untuk mencari pemecahan sebuah kondisi ataupun permasalahan secara cerdas, berbeda (Out of The Box), tidak umum, orisinil, serta membawa hasil yang tepat dan bermanfaat dalam menciptakan desain pembangunan yang ramah lingkungan dalam koridor peraturan yang ada.

UNGGUL
Unggul mengandung pengertian memiliki kemampuan dan kekuatan berdasarkan potensi yang ada untuk bersaing, memiliki kelebihan kompratif dan kompetitif. Dalam konteks pembangunan di Kabupaten Bandung Barat sarana prasarana yang optimal, kualitas SDM yang baik, pengelola yang berkualitas, pelayanan yang diberikan dengan kualitas terbaik, dan produk yang dihasilkan unggul secara kualitas dan dapat bersaing di tingkat regional, nasional dan internasional.

RELIGIUS
Kondisi masyarakat Kabupaten Bandung Barat yang memiliki dan terkait dengan nilai-nilai, norma, semangat dan kaidah agama. Nilai, norma, dan semangat keagamaan ini harus senantiasa menjiwai, mewarnai, dan menjadi ruh atau jiwa bagi seluruh aktivitas kehidupan, termasuk pembinaan sumberdaya manusia, penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan, dan pelaksanaaan pembangunan. Dalam pelaksanaannya, dilakukan dengan tetap menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan hidup beragama masyarakat yang berbhineka tunggal ika.

 

M I S I
1. Membangun Sumber Daya Manusia yang berkualitas melalui jaminan akses dan pemerataan terhadap layanan dasar kesehatan, pendidikan, dan keagamaan.

a) SD-SMP berkualitas dan berakhlak
b) Ustadz Makmur Masjid Agreng
c) Pengembangan Perguruan Tinggi
d) Puskesmas DTP di setiap kecamatan
e) Penguatan sekolah-sekolah kejuruan sesuai kebutuhan daerah

2. Memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar sebagai penunjang mobilitas masyarakat dan pengembangan ekonomi, sosial, dan budaya.

a) Pembangunan dan peningakatan jalan dan jembatan (lingkar selatan, tengah, dan utara)
b) Peningkatan kualitas jalan dan jembatan (setahun jalan leucir)
c) Peningkatan kualitas jaringan irigasi
d) Jalan di Bandung Barat Caang (Pembangunan PJU)
e) Pembangunan desa berbasis RW (100jt/ RW selama 5 tahun)

3. Menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal dan kreativitas.

a) Pengembangan potensi ekonomi berbasis desa (OVOP)
b) Pusat Ekonomi Terpadu
c) Pengembangan Ekonomi Kreatif

4. Melakukan optimalisasi potensi sumber daya alam dan budaya untuk pengembangan pariwisata ramah lingkungan

a) Pengembangan potensi pariwisata berbasis kemitraan
b) Pengembangan Wisata Terpadu dengan pusat seni budaya.

5. Menguatkan keunggulan pertanian, peternakan, dan industri yang merata melalui optimalisasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

a) Bank tani
b) Penguatan teknologi pasca panen
c) Pengembangan pasar induk sayuran dan hasil tani
d) Pengembangan usaha/ industri pertanian

6. Mengurangi kesenjangan masyarakat dengan kebijakan yang pro-poor, pro-job, pro-growth, dan pro-environtment.

a) Penumbuhan 500 wirausaha baru
b) Penambahan 10 ribu lapangan kerja baru
c) Kartu KBB makmur (covering BPJS untuk seluruh masyarakat, beasiswa)
d) Pembangunan ruang terbuka hijau (ditiap kecamatan
e) Pengelolaan limbah dan sampah terpadu

7. Mengembangkan sistem pemerintahan yang bersih, aspiratif, inovatif dan melayani berbasis inovasi dan teknologi.

a) Penguatan e-Government (e-planning, e-budgeting, dan e-controling)
b) Pusat pelayanan publik terpadu
c) Layanan kependudukan di tingkat kecamatan
d) KBB pintar (command center dan smart city)

Dengan rumusan Visi Misi ‘AKUR’ Pemerintah Daerah KBB mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, para anggota legislatif yang terhormat, para pengusaha, praktisi dunia pendidikan, komunitas-komunitas masyarakat, ormas, LSM dan seluruh lapisan masyarakat lainnya serta khususnya para ASN di lingkungan Pemerintah Kab. Bandung Barat untuk senantiasa bahu membahu bekerjasama dalam rangka pembangunan di Kabupaten Bandung Barat tercinta ini, sehingga semua yang kita cita-citakan khususnya peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat tercapai. (Adv)

 

1449total visits,10visits today

Komentar

News Feed