oleh

Tingkatkan SDM Seluruh RT dan RW, Camat Satu Ini Turun Tangan ke 14 Desa

Link Banner

Cipongkor, BANGBARA.COM. – Demi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi para RT dan RW untuk 14 Desa, Yayat Ruhiyat Camat Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini, melakukan pembinaan.

Pembinaan ini dilakukanya dalam beberapa hari dengan cara bergiliran hingga pada titik desa terakhir selesai dilakukanya pada hari ini, Senin, (10/08/2020).

Link Banner
Link Banner

Yayat berharap setelah dilakukanya percontohan untuk pembinaan serta peningkatan SDM ini, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) akan meneruskan jejaknya dengan melakukan pembinaan berkesinambungan.

“Jadi hari ini adalah 2 Desa terakhir dari 14 Desa yang sudah saya kunjungi beberapa hari terakhir ini untuk memberikan pembinaan sekaligus peningkatan kapasitas RT/RW yang dikumpulkan, dengan tugas sesuai dengan Visi Misi Akur”, terang Yayat kepada Bangbara.com, Senin, (10/8/2020).

Menurutnya, hal ini perlu dan penting dilakukan karena masih banyak RT/RW yang belum memahami tentang Tugas Pokok dan Fungsinya (Tupoksi) dalam lingkup Pemerintahan.

“Kita jelaskan kepada mereka ini mengenai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 18 tahun 2018 yang salah satu isinya tentang  Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD)“, ucap Yayat.

Dijelaskannya, LKD merupakan wadah partisipasi masyarakat, sebagai mitra Pemdes, ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan masyarakat Desa.

“LKD itu seperti RT/RW, Karang Taruna, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa. Jadi sudah jelas kalau RT/RW itu bertugas membantu Pemdes dalam pelayanan, pemberdayaan dan ketertiban masyarakat”, ujar Yayat kembali.

Salah satu hal yang ditekankan oleh Yayat adalah dimana setiap RT/RW harus mempunyai Buku data Lampid (Lahir, Mati, Pindah, Datang) sebagai informasi data kependudukan yang valid yang nantinya bisa disesuaikan dengan milik Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nex Generation (SIKS-NG).

“Hal ini penting agar operator SIKS-NG ini bisa melakukan update data seperti untuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ataupun Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini banyak menimbulkan masalah karena ketidak validan data”, ungkap Yayat.

Baca Juga,  Bupati Umbara Bagikan 5 Hadiah Ibadah Haji ONH Plus dan Umrah Bagi Juara MTQ KBB

Ditambahkannya, fungsi RT/RW juga adalah menampung aspirasi masyarakat yg nanti akan dibawa ke Musyawarah Dusun (Musdus) lalu selanjutnya dibawa ke Musyawarah desa (Musdes) yang nantinya bisa diajukan masuk kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

“Selama ini RT/RW tidak pernah dilibatkan dalam hal-hal seperti ini. Untuk itulah saya berharap Pemdes harus melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas RT/RW demi meningkatkan SDM yang ada”, pungkasnya.

Reporter: Mohammad Addien/Abdul Kholilulloh
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner
Link Banner
Link Banner

Komentar

News Feed