oleh

Terakhir Kali Kepsek SDN 1 Cisomang Ikuti Rutinitas Shalat Dhuha di Sekolah

Link Banner

Cikalongwetan, BANGBARA – pelaksanaan shalat sunah Dhuha, merupakan rutinitas yang selalu dilakukan oleh para siswa/i SD Negeri 1 Cisomang, Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ada yang berbeda dengan pelaksanaan shalat rutinitas saat ini, karena nuansa kesedihan terlihat saat sang Kepala Sekolah Ohan Burhanudin,S.Ag menyampaikan, bahwa Ia mengikuti shalat Dhuha rutinitas ini merupakan yang terakhir kalinya.

Link Banner

Penyampaianya ini disampaikan langsung dihadapan para siswa/i oleh Ohan. Karena keesokan lusanya sudah tidak menjabat lagi sebagai kepala sekolah, disebabkan Ia sudah memasuki masa Pensiun.

“Harus kita sadari bahwa sesuatu yang ada di dunia tiada ada yang abadi. Tugas jabatan, termasuk kehidupan, hanyalah sementara. Maka ijinkanlah Bapak pamit mundur dari kawah candra dimuka SDN 1 Cisomang semoga Allah SWT memberkahi kita semua amin.” paparnya dengan nada sedih.

Menurut Ohan, saat menyampaikan kata perpisahan ini sangat berat. Karena baginya SDN 1 Cisomang sudah menjadi bagian dari kehidupannya, sekolah ini juga merupakan rumah kedua bagi Ohan sejak tahun 2014.

Selama 5 tahun di sekolah ini, banyak suka dan duka yang dirasakan Ohan. Penuh cinta dan suka cita, sehingga rasa kesedihan nampah di wajah sang Kepala Sekolah ini.

Pelaksanaan shalat dhuha berjalan lancar diikuti juga oleh para guru lainya. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari jumat ini, ditambah dengan shalat istighosah mengingat rendahnya curah hujan di KBB ini dalam tiga bulan terakhir.

Hal ini disampaikan langsung oleh Asep Nugraha Erwin salah satu guru. Menurutnya, penambahan shalat ghaib ini dilakukan karena kondisi kemarau yang terjadi.

“Selain Sholat Dhuha dan shalat Istighosah kami pun memberikan pelajaran kepada para siswa untuk menyikapi fenomena alam tersebut,” kata Asep  dengan tawa kecilnya, Jum’at (30/8).

Baca Juga,  Ultahnya ke 38 Dirayakan Para Ulama dan Habib, Wabub Hengki Menangis

Menurut guru Robiyah,S.Pd,SD, Islam telah mengajarkan dalam menyikapi ujian sangat berat yang menimpa suatu kaum atau bangsa, hendaknya disikapi dengan mendekatkan diri kepada Allah melalui istighosah (mohon ampunan dan doa).

“Sangat mungkin terjadi, ujian ini menimpa kita akibat perbuatan dosa kita sendiri. Karena itu, kita harus memohon ampun kepada Allah,” katanya.

Guru Pelajaran PAI sekaligus Pembina kegiatan tersebut Rini Maryani juga mengajak selain para murid para orang tua murid juga dapat mengikuti kegiatan ini.

“Kita berharap dengan semakin banyak jamaah yang hadir dan berdoa, semoga Allah angkat ujian ini dan turunkan hujan sesuai harapan masyarakat,” tambah Rini.

(Asp)

Editor: Mohammad Addien

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner

Komentar

News Feed