oleh

Tanpa Menunggu Provinsi, Bupati Umbara Pastikan Kebutuhan Warga Yang Terisolasi di Tanimulya Aman

Link Banner

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna meluruskan kabar yang berkembang mengenai 735 orang warga RT01 RW03 Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang hanya mendapatkan jatah bantuan makan 1x sehari.

Seperti dikabarkan sebelumnya, pelaksanaan Karantina Mikro selama 14 hari terhitung mulai tanggal 3-16 Juni 2020 terhadap 735 orang warga RT01 RW03 Desa Tanimulya ini, hanya mendapatkan bantuan jatah makan 1x sehari, itupun hanya diberikan kepada sebagian warga.

Link Banner

“Dari 735 warga, yang mendapatkan jatah makan hanya 235 warga saja. Itu juga yang awalnya dikatakan sehari akan diberi jatah 3 kali makan, namun pada kenyataannya hanya diberikan 1 kali sehari”, ujar Kepala Desa Tanimulya, Lili Suhaeli Bakhtiar saat di hubungi, Kamis (04/06/2020) kemarin.

Dilanjutkan oleh Lili, Atalia Praratya Kamil selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang juga merupakan Istri Gubernur Jabar, ternyata menyebutkan bahwa dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar hanya memberi dana stimulan untuk penyediaan makan ini, sedangkan kekurangannya dikatakan bisa diminta dari Pemerintah Daerah (Pemda) atau Donatur.

Hal inilah yang sempat memicu beredarnya kabar kurang mengenakkan yang memposisikan seolah-olah Pemerintah Bandung Barat tidak mau peduli terhadap kebutuhan masyarakatnya, yang akhirnya membuat Bupati Umbara mencoba menjelaskan yang sebenarnya terjadi saat ditemui awak media di Kantor Desa Tanimulya, Jum’at (05/06/2020).

“Bapak mau luruskan, saat di lakukan Rapat sebelumnya, pihak Pemprov Jabar melalui Pak Dedi Mulyadi yang merupakan salah satu Satgas Gugus Tugas Covid-19 Jabar menyatakan bahwa Pemprov akan menanggung semua kebutuhan pelaksanaan karantina mikro yang merupakan project percontohan Pemprov Jabar ini”, ucap Umbara.

Dilanjutkannya, ternyata fakta di lapangan tidak demikian. Menurut Umbara, seharusnya jangan menjanjikan jika memang dananya belum ada, karena Pemda KBB juga sangat siap menanggulangi soal ini dari awal.

Baca Juga,  Yang Suka Nongkrong Dengan Nuansa Country, Wisata Indiana Camp Sediakan Kedai Kuliner 'Full Enjoy'

“Kami menghargai Pemprov, tapi tolong jangan menjanjikan sesuatu yang tidak bisa ditepati. Kalau sudah seperti ini, nama KBB yang jadi jelek seolah tidak bisa membantu masyarakatnya. Padahal kalau bilang dari awal, kami siap untuk memberikan bantuan termasuk makan kepada seluruh warga yang di Karantina 3x sehari, kami sangat siap”, tegas Sang Bupati.

Umbara menyatakan, Pemkab Bandung Barat sudah berkomitmen penuh untuk fokus soal penanganan Covid-19, jadi masyarakat tidak perlu kuatir tidak akan diperhatikan oleh Pemkab. Termasuk kebutuhan warga yang di Karantina di Tanimulya di jamin aman.

Ketika disinggung mengenai hasil Swab Test terhadap warga RT01 RW03 Desa Tanimulya, Umbara menyebutkan hari ini atau besok (Sabtu, 06/06/2020) hasilnya akan keluar. Jika semua negatif, maka masa karantina tidak perlu lagi diperpanjang.

“Kita tunggu hasil Swabnya hari ini atau besok. Jika semua negatif, karantina selesai. Jika ada yang positif, akan langsung dibawa untuk dilakukan isolasi di Masjid Agung Ash-Shiddiq”, pungkasnya.

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Link Banner
Link Banner

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed