oleh

Tanam dan Merawat Pohon, di Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2020

BANGBARA.COM – Pohon memiliki arti sangat penting untuk kehidupan setiap makhluk dimuka bumi ini, terutama manusia. Salah satu cara untuk mengingatkan akan hal tersebut adalah dengan menjadikan penanaman pohon sebagai suatu event besar yang memiliki harinya sendiri.

Setiap 28 Nopember diperingati sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan bulan Desember diperingati sebagai Bulan Menanam Nasional (BMN).

Himbauan ini berlaku kepada masyarakat agar menanam minimal satu pohon per orang pada peringatan ini, yang dikenal dengan One Man One Tree (OMOT).

 

Kita menyadari, bahwa kerusakan hutan, lahan, dan lingkungan yang terjadi saat ini, semakin meningkat. Sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan iklim kondisi dan akan mempunyai dampak yang lebih lagi yaitu terjadinya ketidak seimbangan ekosistem.

Pemerintah telah berusaha secara maksimal merehabilitasi sebagai upaya pemulihan dan pengurangan laju kerusakan hutan dan lahan yang telah dilakukan sejak lama, akan tetapi hasilnya belum maksimal untuk menanggulangi kerusakan hutan dan lingkungan ini.

Untuk itu, Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui gerakan menanam pohon, yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta terpeliharanya kelestarian lingkungan.

Kegiatan penanaman pohon ini dapat menjadi wujud tanggung jawab setiap orang, untuk berusaha membuat alam dan lingkungan menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Penanaman pohon ini juga dapat dikatakan sebagai bentuk kelangsungan, bagi generasi yang akan datang.

Ada hal penting yang perlu diingat. Bahwa penanaman pohon juga harus memperhatikan pemeliharaannya. Demi menjaga keseimbangan ekosistem agar terhindar dari pengaruh global warming.

Dewasa ini, kondisi hutan telah banyak mengalami alih fungsi hutan. Dari pemukiman, pertanian, pertambangan, industri, dll. sehingga perlu adanya perhatian untuk terus melakukan penanaman oleh berbagai pihak.

Baca Juga,  Angka Kesembuhan Covid-19 Masih Dibawah Rata-Rata Nasional, Sekda Sebut PPKM KBB Akan Diperpanjang

Kegiatan peringatan ini menjadi pentingnya kerjasama antara masyarakat dan pemerintahan agar terjadinya penyelamatan alam yang berada di sekitar kita.

Salah satunya Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup, sudah sejak lama telah banyak melakukan dan mendukung gerakan penanaman pohon ini.

DLH KBB setiap tahunnya selalu mengadakan kegiatan penanaman pohon di lahan kritis. Demi penanggulangan Degradasi Hutan yang luasnya sekitar 130.577 hektar dari seluruh luas wilayah di Bandung Barat.

Kegiatan Penanaman Pohon di KBB sudah berlangsung sejak tahun 2017, dimana saat itu dilakukan di Desa Citatah, Kecamatan Cipatat.

Berlanjut di Tahun 2018 dilaksanakan di Genangan Saguling Desa Saguling dan Desa Laksanamekar.

Di tahun 2019, Kegiatan menanam pohon ini dilaksanakan di wilayah Punclut Desa Pagerwangi, Desa Cangkorah Kecamatan Batujajar, dan Desa Mandalawangi Kecamatan Cipatat.

Sedangkan untuk tahun 2020 ini bekerjasama dengan Stakeholder Pentahelix KBB, dilaksanakan pananaman pohon di Pulau Kukun Desa Tanjungjaya Kecamatan Cihampelas, dan Gegerbintang Desa Jayagiri Kecamatan Lembang.

Selanjutnya bersama KSR PMI KBB dilakukan penanaman di Batujajar, dan dengan Diklat Relawan Kebencanaan Bandung Cimahi melakukan penanaman di Citatah.

Sebagai Kepala DLH KBB, Apung Hadiat Purwoko, pihaknya terus memberikan edukasi penanaman sistem Tumpang Sari, yakni berupa penanaman dua jenis atau lebih tanaman pada satu areal lahan tanam.

Artinya, selain menanam sayuran, juga dapat diikuti dengan menanam tanaman hutan. Karena ketika lahan habis di pakai untuk menanam sayuran saja, maka akan dapat berbahaya karena bisa menjadi erosi pada tanah.

Hutan harus tetap terjaga, selain sebagai penahan dan penyimpan air, juga sebagai supply oksigen. Ketika hutan tidak ada, otomatis pasokan oksigen berkurang yang akan berpengaruh kepada iklim dan cuaca.

Baca Juga,  Alhamdulillah, Akhirnya Bupati Umbara Sembuh Dari Covid-19

Untuk mewariskan hutan yang berfungsi baik bagi anak bangsa, DLH KBB secara konsisten menjadikan beban tugasnya diantaranya untuk:

1. Penyelamat lingkungan hidup dari ancaman banjir, tanah longsor, kekeringan dan perubahan iklim
2. Penyedia kebutuhan hasil hutan kayu dan non kayu, sumber pangan, energi, dan obat-obatan.
3. Penyedia jasa lingkungan berupa air, oksigen, dan wisata alam
4. Pelestari keanekaragaman hayati flora dan fauna
5. Tempat pendidikan dan penelitian.

Lalu bagaimana cara kita berpartisipasi untuk menjaga alam ini? Kalau bukan kita lalu siapa lagi yang akan peduli dengan penyelamatan dan kesehatan alam ini?

Selamat Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional. Pesan ini disampaikan oleh Dinas lingkungan hidup Kabupaten Bandung Barat. (ADV)

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed