oleh

Tak Punya Akses Jalan Lagi, Siswa SMPN 4 Ngamprah Terpaksa Melalui Jalan Curam Berbahaya

Ngamprah, BANGBARA.COM.- Pengurus SMPN 4 Ngamprah, Desa Pakuhaji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), berencana memanfaatkan kembali akses jalan menuju gerbang utama.

Selama ini akses menuju pintu masuk sekolah itu, yaitu melalui akses jalan milik salah satu yayasan namun saat ini jalan tersebut telah ditutup oleh yayasan itu.

“Akses jalan yang di tutup itu karna jalan tersebut hak milik yayasan dan bukan jalan umum, atau jalan sekolah SMP Negri 4 Ngamprah,” kata Asrul Gunawan salah satu orang tua siswa warga Desa Pakuhaji, Sabtu (21/11/2020).

Menurut Asrul, jika jalan yang lama difungsikan kembali terlalu berbahaya. “Sedangkan jalan lainnya yang menuju sekolah tersebut sangat curam dan berbahaya. Keadaanya saat ini tidak mungkin untuk di lalui kendaraan” ujarnya.

Asrul berharap pihak pengurus SMPN 4 segera memperbaiki akses jalan menuju gerbang utama sebelum kondisi belajar mengajar kembali normal.

“Keluhan kami sebagai orang tua siswa sangat kurang nyaman jika harus menuju jalan utama karena curam sangat miring, rusak, dan sangat tidak terawat,” pungkas dia.

Gerbang utama SMPN 4 Ngamprah yang terbengkalai
Gerbang utama SMPN 4 Ngamprah yang terbengkalai dipenuhi rumput liar

Plt. Kepala Sekolah SMPN 4 Ngamprah, Agus Samsu Permana, M.Pd., saat dihubungi Bangbara membenarkan, terkait akses jalan yang ditutup oleh pihak yayasan.

“Ya Insyaallah.. akses jalan yang curam menuju kesekolah itu akan kami pakai sebagaimana mestinya” tulis Agus melalui pesan singkatnya, Sabtu, (21/11/20).

Menurutnya, pada Rabu, (17/11/20), pihak sekolah sudah bersilaturahmi melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah desa untuk mencari jalan keluarnya.

“Pihak desa akan mengadakan pertemuan dgn pihak yayasan terkait akses jln yayasan yg dipakai oleh masyarakat,” kata Agus.

Kondisi jalan menuju gerbang utama SMPN 4 Ngamprah itu, nampakĀ  keadaannya sangat memprihatinkan. Disamping jalan yang curam, juga lokasi tidak terawat ditumbuhi tanaman liar.

Baca Juga,  Survey Wisata Cukang Rahong, Camat Cipongkor Rencanakan Gelar Mancing untuk Pengenalan Destinasi

“Kemaren baru merapihkan area dalam… Insyaalloh selanjutnya mau masuk perapihan ke area itu,” ujar dia.

Selain dari kebutuhan akses jalan, Agus juga merencanakan sebuah program sekolah namun program tersebut sangat diperlukan akses internet dari Telkom.

Telah diluncurkan program yang diberi nama ANTIK (Agamis, Nyaman, Terampil, Kompetitip).

Guna mewujudkannya, pihak sekolah akan bekerjasama dengan Telkom untuk pengadaan jaringan telepon, dan akses internet.

 

Reporter: Mohammad Addien
Editor: En-En

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed