oleh

Sungai Jembatan BBS Kini Kinclong Lagi Tanpa Sampah, Akankah Tetap Bersih Bertahan?

Link Banner

Batujajar, BANGBARA.COM. -Sub Sektor 1 Satgas Citarum Harum Kecamatan Cihampelas dibantu warga, bahu membahu membersihkan aliran Sungai Jembatan BBS Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Setelah adanya pemberitaan oleh Bangbara beberapa waktu yang lalu, kami langsung meminjam alat Berat yaitu Beko yang di lengkapi Ponton dari Kodam untuk melakukan pembersihan aliran Sungai Jembatan BBS”, ungkap Komandan Sektor (Dansektor) 9 Citarum Harum, Kolonel Inf Dadang Rahadiansyah saat dihubungi, Selasa (28/07/2020).

Link Banner
Alat Berat yang digunakan Petugas Satgas Citarum Harum Sektor 9 saat membersihkan aliran Sungai Jembatan BBS Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Alat Berat yang digunakan Petugas Satgas Citarum Harum Sektor 9 saat membersihkan aliran Sungai Jembatan BBS Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Selain itu para petugas juga menggunakan 2 buah perahu karet RCR untuk mengumpulkan sampah-sampah tersebut ke pinggir sungai untuk nantinya diangkut oleh petugas dan pihak terkait.

“Dibawah Komando Pembantu Letnan Dua (Pelda) Tatang yang beranggotakan 11 personel,¬† kami juga dibantu sekitar 15 warga setiap harinya melakukan pembersihan sampah yang menumpuk di bawah jembatan. Kami kerjakan sekitar seminggu karena sampah selalu datang kembali”, lanjut Dadang

Petugas Satgas Citarum Harum Sektor 9 bersama warga saat membersihkan aliran Sungai Jembatan BBS Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Petugas Satgas Citarum Harum Sektor 9 bersama warga saat membersihkan aliran Sungai Jembatan BBS Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dilanjutkannya, setelah dilakukan penyisiran ternyata dapat disimpulkan bahwa sampah-sampah tersebut berasal dari kiriman, bukan dari masyarakat sekitar yang membuang sampah ke dalam sungai.

“Dari peninjauan dan pemantauan Kapten Furqon selaku Komandan Kompi (Danki) Sektor 9 Citarum Harum, sumber sampah disinyalir berasal¬† dari arah wilayah Cimahi dan sebagian Kopo, yang jika hujan lebat maka akan banyak sampah mengarah ke Waduk Saguling, lalu tertahan menumpuk di bawah Jembatan BBS”, tuturnya.

Menurut Dadang, rencananya di awal bulan depan (Agustus) akan dilakukan pemasangan kawat sling di sungai dari arah Cimahi ke Waduk Saguling, sepanjang 150 m dengan dikaitkan jaring pengangkat sampah.

Baca Juga,  Gema Pasundan Apresiasi Presiden dan Polri Dalam Kasus Penangkapan Djoko Tjandra
Kondisi sebelum (foto kiri) dan sesudah (foto kanan) Petugas Satgas Citarum Harum Sektor 9 saat membersihkan aliran Sungai Jembatan BBS Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kondisi sebelum (foto kiri) dan sesudah (foto kanan) Petugas Satgas Citarum Harum Sektor 9 saat membersihkan aliran Sungai Jembatan BBS Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Mari kita sama-sama peduli lingkungan, karena lingkungan bersih mencerminkan masyarakat yang tertib dan bersih.
Jika dicemari sampah akan mempengaruhi kondisi air, yang paling rawan jika sampai masuk Turbin PLTA Saguling. Jika dibiarkan, turbin bisa terganggu yang bisa menjadi masalah Nasional karena berhubungan dengan supply listrik di pulau Jawa”, pungkasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB Apung Hadiat Purwoko ikut memastikan, terkait kondisi sampah di Sungai BBS tersebut bukan sampah buangan dari masyarakat sekitar. Sampah tersebut merupakan kiriman dari jalur kota lain.

Kondisi terkini Sungai Jembatan BBS Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kondisi terkini Sungai Jembatan BBS Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“Kami sudah menelusuri memang ternyata sampah yang muncul itu bukan dari masyarakat sekitar. Dan Alhamdulillah dengan kerja keras Satgas Citarum Harum semua dapat terkendali. Semoga kedepannya sampah kiriman yang dimaksud tersebut dapat diantisipasi agar tidak ikut terbawa ke jembatan lagi”, tambahnya.

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner
Link Banner

Komentar

News Feed