Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
3,127,826
Meninggal
82,013
Sembuh
2,471,678
Active
574,135
Last updated: 25 Juli 2021 - 1:54 pm (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 3,127,826 Meninggal 82,013 Sembuh 2,471,678 Active: 574,135 Last updated: 25 Juli 2021 - 1:54 pm (+07:00)
Link 

Banner
44

Soroti Kabar Hoax pada Medsos, Didin Rahmat Cetuskan Kelompok Informasi Masyarakat

  • Bagikan
Didin Rahmat (Foto: Addien)
Didin Rahmat (Foto: Addien)

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Perkembangan Teknologi dan Informasi serta Media Sosial (Medsos) saat ini tidak hanya memberikan efek positif bagi masyarakat, namun juga bisa memberikan efek negatif seperti beredarnya kabar hoax (bohong).

Hal ini tak luput menjadi perhatian Ketua Fraksi Partai Nasdem Kabupaten Bandung Barat (KBB) Didin Rahmat yang merasa perlu dibentuknya sebuah kelompok ditengah masyarakat untuk menangkal penyebaran berita hoax ini.

“Ini sangat penting keberadaannya mengingatkan Informasi Digital melalui Medsos sudah menambah ke mana-mana bahkan sampai ke Desa-Desa”, ujar pria yang juga merupakan Ketua Fraksi NPI DPRD KBB ini, saat dihubungi Rabu (02/06/2021).

Didin menyebut dirinya mencoba memprakarsai dibentuknya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di tingkat Desa di Seluruh KBB guna berperan sebagai filter bagi kabar atau berita hoax tersebut.

“KIM ini merupakan kumpulan individu yang sudah paham tentang Teknologi Informasi Digital seperti Medsos yang ada di Desa. Tugasnya memfilter berita atau kabar hoax, kekerasan, termasuk pornografi yang tersebar melalui Medsos”, jelas Didin kembali.

Niat Didin ini juga disampaikannya saat menjadi Narasumber dalam kegatan Sosialisasi Peran Komisi Informasi (KI) Tahun 2021 yang mengambil tema ‘Peran Komisi Informasi dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Masyarakat di masa Pandemi Covid-19’ yang diselenggarakan Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) KBB.

Selain Didin, hadir pula Yus Hartiman Ketua Forum Komunikasi KIM (FK-KIM) Jawa Barat dan Aas Moh Asor Kepala Desa Cilame yang juga menjadi Narasumber dalam kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, pada Senin (31/05/2021).

“Dalam kegiatan tersebut saya meberikan materi ‘Peranan Kelompok Informasi Masyarakat Desa di pandang dari sudut Legislatif’, sebagai bukti bahwa kehadiran KIM ini memang sangat dibutuhkan di tengah masyarakat”, ucap Didin.

Disebutkannya, keinginan membentuk KIM ini juga bak gayung bersambut dengan program yang dicanangkan oleh Diskominfotik KBB.

“Kebetulan Diskominfotik dalam waktu yang bersamaan juga punya gagasan dan program untuk membentuk KIM Desa, namun terkendala permasalahn anggaran sehingga belum bisa optimal”, ujar Didin.

Terkait permasalahan anggaran ini, Didin mengatakan akan mencoba menyiapkan anggaran dari Pos Pokir (Pokok-Pokok Pikiran) Anggota DPRD yang disebutkan sudah menjadi kewajibannya membantu sebagai wakil rakyat.

“Seorang anggota Dewan harus memfasilitasi kepentingan masyarakat, karena inilah bentuk kepedulian saya kepada warga masyarakat, jadi bukan hanya bagi-bagi sembako dan sebagainya”, tegasnya.

Ditambahkan Didin, di Tahun 2021 ini dirinya sudah memprakarsai dibentuknya KIM di 3 Desa yakni Desa Tanimulya, Desa Pakuhaji, dan Desa Cilame, dan berharap bisa membentuk KIM di Desa lainnya di KBB.

“Selanjutnya Insya Allah di Tahun 2022 saya rencanakan membentuk KIM di Desa Mekarsari, Jayamekar, lalu Bojong Haleang atau Cikande, serta salah satu Desa di Kecamatan Saguling. Alhamdulillah rencana saya ini juga disambut baik beberapa rekan saya di Dapil lain yang mau ikut membantu membentuk KIM Desa di Dapil mereka”, pungkasnya. (Addien)

banner 728x90
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *