oleh

Setelah Terbengkalai, Akhirnya Pilkades PAW Desa Mekarsari Cipongkor Segera Dilaksanakan

Cipongkor, BANGBARA.COM. – Setelah sempat menjadi polemik di Masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), karena tidak terdapat Kepala Desanya, akhirnya warga Mekarsari segera akan mendapatkan pemimpin baru.

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Mekarsari, KBB ini telah di pastikan bersama Muspika, berikut telah dibentuk kepanitiaan, dan dipastikan akan dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juni 2020 mendatang.

“Semua sudah siap, mulai dari Panitia yang dibentuk melalui Musyawarah Desa (Musdes), Anggaran, Lokasi, 3 orang Calon Kades PAW, Daftar Pemilih Tetap (DPT), termasuk izin dari Pemerintah Daerah dan Kepolisian”, ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Camat Cipongkor Yayat Ruhyat, saat dihubungi Bangbara, Jum’at (29/05/2020).

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Cipongkor Yayat Ruhyat.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Cipongkor Yayat Ruhyat.

Menurut Yayat, pihaknya sudah berkordinasi dengan Muspika Kecamatan Cipongkor (Polsek Sindangkerta-Cipongkor, Danramil Sindangkerta Cipongkor, Kepala PKM Kesehatan Citalem-Cipongkor) dan melakukan konsultasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) KBB dan Asisten 1 Pemerintahan KBB.

“Ini harus cepat dilaksanakan demi menjaga kondusifitas masyarakat Desa Mekarsari, karena seharusnya pada Februari 2020 kemarin, PAW sudah dilaksanakan. Sudah 7 bulan roda Pemerintahan di laksanakan oleh Pejabat sementara (Pjs) sedangkan menurut Peraturan Bupati (Perbup) paling lama dalam 6 bulan sudah harus terbentuk PAW definitif”, ujar Yayat kembali.

Lebih lanjut Yayat menjelaskan, walaupun pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperpanjang, namun karena wilayah Kecamatan Cipongkor masuk dalama Zona Hijau (aman) maka perizinan pelaksanaan Pilkades PAW ini diberikan oleh Kepolisian karena juga sudah mengantongi izin dari Pemda.

“Surat izin resmi ke DPMD sudah dikirimkan pada tanggal 20 Mei kemarin. Lalu jumlah DPT dipastikan ada 259 orang, dari total 31 RT, 8 RW, dan 4 Dusun. Yang mana tiap RT akan diwakili 7 orang dari Tokoh Masyarakat (Tokoh Agama, Pemuda, Pendidikan, dan lainnya)“, terangnya kembali.

Baca Juga,  Host ILC Karni Ilyas Dipanggil Kejati NTT, Ada Apa?

Yayat juga menjamin, pelaksanaan Pilkades PAW yang akan dilaksanakan di GOR Jajaway Waterpark Desa Mekarsari ini akan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Kapasitas GOR itu sekitar 2000 orang, jadi tidak akan terjadi desak-desakan saat 259 orang berkumpul. Masuk lokasi juga satu persatu dengan di cek suhu, diharuskan memakai masker, disiapkan Hand sanitizer, bilik pencoblosan juga ada 4, jadi tidak akan memakan waktu lama”, pungkasnya.

Tak lupa Yayat juga menjelaskan bahwa Pemilihan PAW di Kecamatan Cipongkor ini hanya untuk Desa Mekarsari saja, dengan masa jabatan hanya untuk 1 tahun. Karena pada tahun 2021 akan dilaksanakan kembali Pilkades serentak untuk 4 Desa yaitu Desa Citalem, Cijenuk, Neglasari dan Mekarsari kembali.

Wandiana, Kepala DPMD KBB.
Wandiana, Kepala DPMD KBB.

Sementara itu, Wandiana selaku Kepala DPMD yang dihubungi secara terpisah menjelaskan bahwa pihaknya menyerahkan semua kepada hasil rapat Muspika Kecamatan Cipongkor, karena merupakan kewenangan dari Camat untuk melaksanakan PAW dan surat izin yang diajukan kepada Bupati merupakan hasil Rapat Muspika.

“Kalau kami (DPMD) tergantung hasil rapat Muspika Kecamatan. Karena kan yang ditakutkan nanti ada pembubaran oleh Polsek atau Polres karena bertentangan dengan maklumat Kapolri yang melarang pengumpulan massa saat Covid-19″, ujarnya saat dihubungi Rabu (27/05/2020).

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed