oleh

Seleksi Ketat, 668 Peserta Ikuti Seleksi CPNS di Pemda KBB

Link Banner

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Sebanyak 668 orang peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Seleksi yang dilaksanakan di Balai Gempungan, Lantai 4 Gedung B, Komplek Perkantoran Pemda KBB, di kawasan Ngamprah ini dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Sabtu dan Minggu (19-20/09/2020).

Link Banner

Pelaksanaan kegiatan ini dimulai pada pukul 08.30 WIB untuk sesi pertama, Pukul 11.30 WIB untuk sesi kedua, dan pukul 14.30 WIB untuk sesi ketiga, untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Dari total 668 peserta ini, KBB akan mengambil sebanyak 318 peserta yang terdiri dari formasi Tenaga Guru sebanyak 144 peserta, untuk Teknis Administrasi sebanyak 88 peserta, dan untuk Tenaga Kesehatan sebanyak 86 peserta.

Bupati Aa Umbara Sutisna mengungkapkan bahwa seleksi pada yahun ini benar-benar berjalan murni tanpa ada intrik seperti titipan.

“Seleksi kali ini benar-benar murni tanpa titipan. Menantu saya saja tidak lolos. Ini membuktikan ketatnya seleksi dan ini bagus karena akan bisa menghasilkan PNS yang bagus khususnya di KBB”, ungkap Umbara yang ditemui awak media seusai meninjau langsung pelaksanaan SKB CPNS KBB, Sabtu (19/09/2020).

Saat disinggung apakah kebutuhan PNS di KBB bisa terpenuhi dengan adanya SKB CPNS kali ini, Umbara menyebutkan bahwa sangat jauh dari kebutuhan.

“Di KBB itu kita butuh sekitar 3000 PNS, namun dari jatah yang kita dapat dari SKB CPNS ini hanya 300, jadi masih sangat jauh”, ungkapnya kembali.

Namun Umbara menyebutkan hal tersebut tidak menjadi permasalahan karena mengenai jartah tersebut sudah merupakan kewenangan dari Pusat.

“Karena ini kebijakan dari Pusat, ya kita terima. Tidak ada masalah kok. Yang penting kita bisa terus bekerja dan terus Lumpaaat”, pungkasnya.

Baca Juga,  Angkat Lagi Warna Wisata, Bupati Umbara Nikmati Suasana Arung Jeram di Sanghyang Kenit

 

Reporter: Mohammad Addien/Abdul Kholilulloh
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner

Komentar

News Feed