oleh

Sekolah PAUD di Pelosok Cianjur Ini Nyaris Roboh, Butuh Bantuan Semua Pihak

Link Banner

Cianjur, BANGBARA COM. – Kisah pilu dialami oleh Narti (43) seorang Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kampung Cibarengkok, Desa Sukamanah, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, dimana rumah tinggal yang juga sekaligus dijadikan Sekolah PAUD ini kondisinya nyaris ambruk.

Bangunan penunjang masa depan anak-anak di sebuah perkampungan ini, menjadi keprihatinan banyak pihak. Sebuah gedung Pratiwi yang menampung 30 Siswa tersebut, terlihat dengan bangunan kayunya, kondisi ini terlihat jelas nyaris runtuh

Link Banner

Narti, sang pemilik rumah dan juga pemilik sekolah PAUD Pratiwi ini, merupakan sosok perempuan yang gigih dengan memperjuangkan hak anak-anak disekitar perkampungan tersebut, agar tetap bisa belajar, dan bermain. Meskipun lokasi bangunan tidak memungkinkan.

Narti telah mengelola PAUD Pratiwi sudah mencapai 10 tahun terhitung sejak 2010 silam. Disamping mengelola PAUD, Narti juga sebagai menjadi Guru sukarelawan sejak 16 tahun yang lalu di sebuah Sekolah Dasar Bunimekar, Desa Sukamanah.

Dengan penghasilan Rp400ribu/bulan yang dibayarkan setiap dana BOS cair, Narti tetap semangat untuk memperjuangkan pendidikan bagi anak-anak di perkampungan tersebut.

Kondisi PAUD yang dikelola Narti, di Kampung Cibarengkok, Desa Sukamanah, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur.
Kondisi PAUD yang dikelola Narti, di Kampung Cibarengkok, Desa Sukamanah, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur.

Melihat bangunan yang sudah mulai rapuh sejak 2018 lalu, dan juga kondisi ancaman bagi siswa PAUD nya, Narti berinisiatif memindahkan sementara para siswa tersebut kelokasi gedung SD Bunimekar yang tidak jauh dari lokasi.

Karena gedung tersebut juga dipakai untuk belajar Siswa SD, sehingga Narti mengadakan belajar PAUD di sore hari. Sambil menunggu bantuan dari pihak-pihak terkait dalam hal pembangunan gedung PAUD yang layak.

“Dengan hancurnya gedung PAUD dan semua sarana dan prasarana belajar, saya bingung kedepan terkait nasib anak-anak, mau belajar dimana, tak ada uang yang bisa disisihkan dari upah sebagai sukarelawan yang tidak seberapa ini”, kata Narti guru PAUD yang rumahnya ambruk dengan nada sedih.

Baca Juga,  2 Orang Tewas Tenggelam Saat Selamatkan Temanya di Sungai Saguling
Kondisi PAUD yang dikelola Narti, di Kampung Cibarengkok, Desa Sukamanah, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur.
Kondisi PAUD yang dikelola Narti, di Kampung Cibarengkok, Desa Sukamanah, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur.

Narti pun berharap ada pihak yang bersedia mengulurkan tangannya (Berdonasi) untuk membantu membangun rumah dan gedung PAUD tersebut, agar anak didiknya ini dapat kembali belajar dan bermain dengan ceria dapat terwujud. ”Mohon dibantu ya, supaya PAUD kami segera dibangun kembali,” pinta Narti.

Terjadinya bencana memang merupakan menyedihkan dan memilukan kita semua. Namun apalah daya, karena semua kejadian ini sudah menjadi suratan takdir yang Maha Kuasa. Begitu juga dengan yang terjadi di Kecamatan Cikadu Kab Cianjur meski sedih, nyala api harapan anak-anak untuk meraih masa depan harus tetap terjaga.

Reporter: Asep Nugraha Erwin
Editor: Mohammad Addien

Link Banner
Link Banner

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed