oleh

Satpolair Polres Sukabumi Ungkap Kasus Baby Lobster (Benur) Senilai 27 Miliar

Link Banner

Sukabumi, BANGBARA.COM – Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko S.I.K., berdasarkan laporan Polisi nomor : LP/A/01/VIII/2019/DAJBR/RES SKI, (23/08/2019), diketahui sekitar pukul 10.00 WIB, Kaurbinops (KBO) Polair Polres Sukabumi mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya masyarakat yang membawa baby lobster dengan memakai kendaraan Suzuki Ertiga warna putih No Pol F 1686 VD.

Pada pukul 18.30 WIB, selanjutnya KBO Polair Polres Sukabumi memerintahkan unit gakkum untuk melakukan penyelidikan dan pengintaian di jalan raya Bagbagan dan pada pukul 19.50 WIB, mobil yang di curigai melintas.

Link Banner

Dari pengejaran dan pemeriksaan yang dilakukan, berhasil diamankan tersangka dan barang bukti baby lobster (Benur), yang selanjutnya diamankan dan dibawa ke Mako Sat Polair Polres Sukabumi untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Penyidikan yang dilakukan oleh Satpolair Polres Sukabumi berdasarkan Pasal 16 Ayat (1) Jo pasal 88 dan atau pasal 26 ayat (1) Jo pasal 92 UU RI No. 31 tahun 2004 tentang perikanan sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dengan UU RI No. 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI No. 31 tahun 2004 tentang perikanan.

Adapun jumlah kerugian negara diperkirakan sebesar Rp 27.369.800.000,- (Dua puluh tujuh miliar tiga ratus enam puluh sembilan juta delapan ratus ribu rupiah) dengan perhitungan jumlah lobster yang menjadi barang bukti, yang terdiri dari :

Jenis Pasir 106.748 ekor X Rp. 250.000,- = Rp. 26.687.000.000,- (Dua puluh enam miliar enam ratus delapan puluh tujuh juta Rupiah) dan, Jenis Mutiara 2.276 ekor X Rp. 300.000,- = Rp. 682.800.000,- (Enam ratus delapan puluh dua juta delapan ratus ribu rupiah).

Pelaku yang berhasil diamankan an. H bin GAOS (Alm) , yang berprofesi sebagai wiraswasta, beralamat di desa Pangumbahan Kecamatan Ciracap.

Baca Juga,  Kabupaten Bandung Barat Belum Ikhlas Jika Disebut Zona Kuning

Sedangkan barangbukti yang diamankan berupa :

1. Satu unit mobil merk Suzuki Ertiga warna putih No pol F 1686 VD, Satu buah ponsel merk Philip warna merah.

2. Satu buah kunci kontak mobil merk Suzuki Ertiga.

3. Sepuluh kantong plastik besar warna hitam yang didalamnya terdapat kantong plastik bening ukuran satu kilo yang berisikan baby lobster (Benur) jenis pasir berjumlah 102.058 (Seratus dua ribu lima puluh delapan) ekor.

4. 23 Kantong plastik warna bening ukuran satu kilo yang berisikan baby lobster jenis mutiara berjumlah 2.276 (Dua ribu dua ratus tujuh puluh enam) Ekor.

5. Satu karung plastik warna putih yang bertuliskan pure kaolin yang didalamnya terdapat 24 kantong plastik warna bening ukuran satu kilo yang berisikan baby lobster (Benur) jenis Pasir sejumlah 4.690 ekor.

Jumlah keseluruhan baby lobster (Benur) jenis Pasir 106.748 (seratus enam ribu tujuh ratus empat puluh delapan) ekor dan jenis mutiara 2.276 (dua ribu dua ratus tujuh puluh enam) ekor. Total keseluruhan = 109.024 (seratus sembilan ribu dua puluh empat) ekor.

Tindakan selanjutnya yang dilakukan oleh Satpolair Polres Sukabumi adalah memeriksa saksi, mengamankan tersangka, melengkapi berkas penyidikan.

Selanjutnya akan dilakukan penahanan terhadap tersangka dan penyitaan barang bukti.

(ITN)

Link Banner
Link Banner

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed