oleh

Rp300 Juta lebih Terkumpul Dari ASN KBB Untuk Bantu Korban Banjir Bandang

Link Banner

Padalarang, BANGBARA.COM. Pasca musibah banjir bandang yang melanda beberpa wilayah di Kabupaten Bandung Barat (KBB), beberapa waktu yang lalu, kini warga dibantu aparat pemerintah sudah mulai memperbaiki beberapa fasilitas yang rusak dan melakukan pembersihan sisa-sisa banjir.

Bupati KBB, Aa Umbara Sutisna mengatakan bahwa kondisi di beberapa titik bencana sudah mulai bersih. Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan masyarakat semua turun bersama melakukan pembersihan.

“Hari ini, mulai dari pagi tadi saya sudah mengunjungi beberapa titik bencana. Pertama memberi bantuan dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) KBB, berupa bahan matrial untuk memperbaiki rumah yang jebol seperti semen, pasir, batu bata serta lainya. Saya juga berterima kasih, kepada Dharma Wanita Provinsi yang juga datang dan memberi bantuan”, jelas Bupati kepada para awak media saat ditemui di Posko Peduli Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Selasa (07/01/2020).

Asisten 2 KBB, Maman Sulaiman yang penanggung jawab pengumpulan anggaran bantuan dari ASN KBB mengatakan, bahwa aksi pengumpulan dana ASN ini merupakan perintah langsung dari Bupati. Dari seluruh ASN di wilayah KBB ikut menyumbang dan mengumpulkan bantuan, terhimpun dana kurang lebih 300 juta rupiah.

“Saat Apel pagi kemarin, (Senin, 06/01/2020), Bupati sudah mengumumkannya dana masuk sebesar Rp278 juta, berikut berkembang menjadi 290 juta dan kini sudah 300 jutaan diperkirakan akan terus bertambah. Dana tersebut digunakan untuk membeli bahan matrial guna perbaikan rumah warga yang rusak, karena jika memberikan dalam bentuk makanan, selimut maupun lainnya, banyak sudah melakukannya”, terang Maman kepada Redaksi Bangbara.Com saat ditemui di ruang kerjanya.

Lebih lanjut Maman menjelaskan, bahwa untuk pembelian bahan bangunan dan bantuan, dibantu oleh Tati Notaris yang juga sebagai pengusaha penggalian pasir dengan harga sangat murah. Sedangkan untuk bantuan pengangkutan bahan bangunan menggunakan 2 buah truk milik pengusaha Haji Mustofa.

Baca Juga,  Abah Ade Pengamen Kreatif dan Lucu ini, Bikin Satu Bus Menahan Tawa

“Beberapa data warga yang perlu bantuan sudah ada pada kami. Dan bantuan diberikan untuk Desa Mekarsari, Kampung Pejagalan Desa Cipeundeuy, Desa Cimareme, dan Desa Margajaya.” Jelas Maman sambil menunjukan beberapa data warga yang akan diberikan bantuan bahan material itu.

Maman juga menambahkan, Edi yang merupakan Sekdis PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) menyampaikan untuk pembangunan Tanggul diperkirakan membutuhkan dana sekitar 125 juta rupiah untuk satu titik di Cimareme Indah RT 04 RW 04, area perkampungan dimana terdapat tanggul yang jebol.

“Angaran sumbangan dari para ASN ini direncanakan sebagian akan diperuntukan untuk perbaikan tanggul yang jebol itu, menurut Pak Edi Sekdis PUPR diperkirakan biaya sekitar Rp125 juta.” Katanya.

Haji Toyib, salah seorang pengusaha Matrial TB Rahayu Jaya di Cisarua juga terketuk hatinya untuk membantu warga dengan memberikan harga khusus bahan material yang dibutuhkan masyarakat yang terkena bencana itu. Dirinya berharap semua ini dapat mengurangi kesulitan para warga.

“Dari niat baik membantu para warga yang membutuhkan bantuan ini, semoga bisa menjadi keberkahan bagi saya dan keluarga. Semoga juga bisa mengurangi segala dosa-dosa saya selama hidup. Semua ini diserahkan oleh Allah” papar Haji Toyib.

Secara simbolis, bantuan berupa matrial dari sumbangan seluruh ASN KBB ini diberikan oleh Bupati Umbara dengan menembok sebuah rumah warga yang bernama Pardi, di RT 02 RW 05 Kampung Panjagalan, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, KBB.

Selanjutnya, Umbara menyatakan bahwa total kerugian akibat bencana banjir bandang yang lalu kurang lebih sekitar 8 M untuk 3 titik. Ada bantuan dana dari Gubernur Jabar senilai 1 Milliar, sementara Pemda KBB sendiri mengucurkan dana 1,1 Milliar.

“Total dana bantuan sudah ada sekitar 2 Milliar lebih, tapi ini digunakan bukan untuk perbaikan tanggul, melainkan untuk logistik. Kerugian sepenuhnya mungkin pemerintah tidak bisa bantu, tapi untuk logistik, makanan, baju sekolah, matrial, insya allah kita bisa bantu. Semoga 1 sampai 2 hari ini semua bisa di distribusikan kepada seluruh yang terkena bencana”, jelas Umbara kembali.

Baca Juga,  Optimis Diusung Gerindra, Yana Mulai Banjir Dukungan

Masalah tanggul, akan fokus diperkuat dan diperbaiki dengan pengerjaan yang harus lebih baik dari sebelumnya, hingga jika terjadi hujan lebat kembali,dapat di antisipasi dengan kondisi tanggul yang sudah kuat.

“Tanggul besok lusa akan mulai dikerjakan. Mudah-mudahan dalam 2 minggu beres. Target maksimal semoga dalam sebulan bisa beres, jadi ketika kesini lagi tanggul dan rumah-rumah yang diperbaiki sudah beres. Tapi dengan catatan, yang punya rumah di sekeliling jangan sampai membuat sungai jadi kecil karena penyempitan, karena jika sungai sempit, lalu debit air besar, maka akan bisa terjadi banjir lagi”, ungkap Umbara kembali.

Umbara juga berharap kepedulian dari masyarakat juga dengan tidak membuang sampah sembarangan demi mengurangi kemungkinan terjadinya banjir dari sungai yang meluap. Dirinya juga berharap agar jangan sampai pemerintah membantu lagi mengenai musibah ini. Karena jika pemerintah tidak membantu, berarti tidak ada bencana yang terjadi lagi.

“Untuk warga yang seluruh surat kependudukannya hilang akibat musibah kemarin, akan difasilitasi sesuai janji pemerintah. Silahkan melapor dan datang ke Desa, Kecamatan dan Kabupaten. Tapi untuk ijazah mungkin kita tidak bisa membuatkan yang baru. Jika mempunyai kutipan ijazah, itu akan diakui secara sah nantinya karena jelas akibat bencana”, jelasnya di akhir perbincangan dengan para awak media. (Adn/Gtr)

Editor : Mohammad Addien

Komentar

News Feed