oleh

Rian Firmansyah Diusung Cabor Jadi Ketum KONI KBB

Padalarang, BANGBARA.COM – Disebut-sebutnya nama Rian Firmansyah (34), yang akan meramaikan bursa pemilihan calon Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) periode 2018-2021, bukan isapan jempol belaka. Pada Kamis (3/1/19) sekitar pukul 12.30 WIB, Rian datang langsung mengambil formulir pendaftaran ke Sekretariat KONI KBB di Kotabaru Parahyangan-Padalarang.

Berdasarkan pantauan, hingga hari kedua pukul 17.15 WIB pengambilan formulir tidak ada Bakal Calon (Balon) lainnya yang ikut mendaftarkan diri ke Panitia Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) 2019. Hanya beberapa Pengurus Cabang Olahraga (cabor), yang datang menyerahkan surat dukungan pada Rian untuk menjadi Ketum KONI KBB, menggantikan posisi Hj Elin Suharliah Abubakar. Seperti diberitakan sebelumnya, Ketum KONI KBB mengundurkan diri dari jabatannya.

“Sampai sekarang sudah ada 37 cabor yang menyatakan dukungan untuk Kang Rian. Cabor-cabor lainnya, nanti menyusul juga,” ujar Ketua Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) KBB Asep Dedi pada wartawan.

Ucok, sapaan akrab Asep Dedi, optimis pada saat penyelenggaraan Musorkablub nanti dukungan buat Rian bakal bulat sehingga aklamasi. Hal itupun pernah muncul dalam rapat koordinasi (rakor) KONI KBB, beberapa waktu lalu.

Dijagokannya Rian menjadi Ketum KONI KBB tersebut, sambung Ucok cukup beralasan. Rian dipandang sebagai sosok muda yang memiliki potensi untuk bisa mengembangkan dunia olahraga. “Biasanya orang muda punya inovasi dan semangat yang tinggi. Dan kita yakin, Kang Rian punya itu,” ucapnya.

Membalas dukungan para cabor tersebut, Rian yang ditemui usai mengambil formulir mengapresiasinya. Ia sendiri memiliki alasan untuk berkiprah di KONI KBB tersebut. “Saya ingin lebih memajukan dunia olahraga di KBB agar prestasinya terus meningkat. Dan saya juga didorong oleh para cabor supaya ikut mencalonkan diri. Terimakasih banyak pada cabor yang sudah mempercayai saya untuk maju di Musorkablub nanti,” tuturnya.

Ia juga mengatakan cukup mengetahui program KONI KBB dalam memajukan prestasi olahraga. Salah satunya, program pembinaan yang harus dilakukan KONI KBB menjelang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat tahun 2022. Tentunya, persiapan itu harus dimulai dari sekarang. Terlebih pada Porda mendatang, KBB dipercaya menjadi tuan rumah sehingga harus ekstra kerja keras dalam persiapannya. “Kayaknya sesudah Musorkablub, KONI KBB harus langsung Lumpaaat mempersiapkan segala sesuatunya,” ucapnya lagi.

Sementara Tim Penjaringan Calon Ketua Umum Musorkablub Lili Supriatna mengatakan, tahap penjaringan bakal calon (balon) Ketua Umum KONI KBB dibuka mulai 1 Januari 2019 dan ditutup 6 Januari 2019. Bagi mereka yang berminat ikut bursa Ketua Umum tersebut diantaranya harus menyerahkan minimal 10 persen surat dukungan dari pengurus cabor minimal 10 persen dari seluruh pengurus cabor yang tergabung di KONI KBB. “Artinya harus ada 5 surat dukungan dari Pengcab itu,” jelasnya.

Selain itu, balon juga wajib melampirkan visi dan misi, fakta integritas, mengisi daftar riwayat hidup, fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan menyerahkan pas foto ukuran 3 x 4 sebanyak 1 lembar. “Batas akhir penyerahan bakal calon tanggal 6 Januari 2019. Sedangkan untuk pelaksanaan Musorkablubnya tanggal 26 Januari 2019 di Lantai 4 Gedung B Komplek Pemkab,” ucap Lili. (Nie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed