Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
3,127,826
+45,416
Meninggal
82,013
+1,415
Sembuh
2,471,678
Active
574,135
Last updated: 24 Juli 2021 - 5:08 pm (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 3,127,826 +45,416 new today Meninggal 82,013 +1,415 new today Sembuh 2,471,678 Active: 574,135 Last updated: 24 Juli 2021 - 5:08 pm (+07:00)
Link 

Banner
75

Relawan AKUR Tuntut Janji, Plt Hengki: ‘Sabar ya, 2.5 Tahun Kita Tuntaskan

  • Bagikan
Plt Bupati Hengki Kurniawan. (foto: Istimewa).
Plt Bupati Hengki Kurniawan. (foto: Istimewa).

Padalarang, BANGBARA.COM. – Seperti pada rilis Bangbara sebelumnya, para Tim Pemenangan pasangan AKUR yang telah berkumpul bersilaturahmi, namun tanpa dihadiri oleh sang Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang diusungnya pada 2018 silam.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di salah satu Cafe di Jl GA Manulang Sudimampir Padalarang ini, para tim berkumpul dan saling curhat dalam diskusi yang dihadiri puluhan relawan, pada Rabu, (9/6/2021).

Kekecewaan yang mendalam menjadi faktor utama saat dikabarkan jagoan unggulannya sang Bupati Aa Umbara Sutisna harus terjerat kasus hukum terkait bansos Covid-19 boleh KPK.

Sehingga para relawan ini hanya berharap penuh kepada Hengki Kurniawan yang menjadi wakil Bupati nya, yang saat ini berperan sebagai Plt Bupati menggantikan peran Aa Umbara.

Sehingga sang Plt Bupati Hengki ini menjadi satu-satunya harapan para relawan AKUR untuk meneruskan perjuangan aspirasi yang selama ini dijanjikan, dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi bagi masyarakat.

Megahari salah satu mantan pejabat KBB yang juga menjadi tim kemenangan pasangan Akur yang ikut hadir dalam pertemuan ini juga menyampaikan keluh kesahnya.

Silaturahmi Persaudaraan Relawan Pemenangan Akur 2018. (foto: Addien).
Silaturahmi Persaudaraan Relawan Pemenangan Akur 2018. (foto: Addien).

“Kami cukup miris melihat kondisi KBB saat ini. Selain itu kami juga cukup merasa cukup kecewa karena seperti dilupakan oleh Aa Umbara usai terpilih menjadi Bupati. Janji-janjinya kepada kita banyak tidak ditepati”, ungkapnya.

Adanya permasalahan yang menjerat Aa Umbara, menurut Megahari tidak membuat Tim Relawan Akur menjadi patah arang, karena menurutnya masih ada Hengki Kurniawan yang harus tetap dikawal hingga akhir jabatan di tahun 2023.

“Walaupun Umbara terjerat kasus hukum, namun masih ada Hengki yang harus kita kawal sampai 2023. Kalau Hengki bisa melihat kondisi saat ini, dia pasti tidak akan melupakan bahwa dia bisa bisa jadi sekarang, karena kita juga”, terangnya.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini sang Plt Bupati KBB Hengki Kurniawan menyambut baik bentuk perhatian para tim AKUR yang pernah mengusungnya kepada Aa Umbara saat itu.

“Terkait masukan dari tim Akur, tentu secara pribadi saya menyambut baik dan itu adalah bentuk perhatian. InshaaAllah semua program yang sudah disusun didalam RPJMD yang merupakan visi misi AKUR dan program yang kita janjikan ke masyarakat, Insha Allah kita tuntaskan sampai 2023,”terang Hengki melalui pesan singkatnya, Rabu malam, (09/06/2021).

Silaturahmi Persaudaraan Relawan Pemenangan Akur 2018.
Silaturahmi Persaudaraan Relawan Pemenangan Akur 2018. (foto: Addien).

Coretan curhat Hengki melalui pesan singkat itu mengakui sulitnya melakukan sesuatu saat ini, namun pihaknya tetap yakin dapat memenuhi janjinya hingga akhir jabatanya itu.

“Memang sulit dengan kondisi saat ini tapi kita tetap yakin. Yang paling penting adalah komunikasi harus selalu baik dan tabayun. Saya berharap dengan kondisi saat ini kita sama2 berfikir untuk kemajuan KBB yang kita cintai.” Tulisanya kembali.

Hengki berharap pengertian dari para simpatisannya, agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan terkait belum terealisasi nya segala janji kampanye yang belum terlaksana ditengah kondisi pandemi saat ini.

“Tunggu sampai pemimpin menuntaskan jabatanya dan dilihat mana janji yang tidak terealisasi. Waktu dan energi kita jangan dihabiskan dengan perdebatan dan berfikir negatif apalagi mengambil kesimpulan bahwa kita pemimpin ingkar janji.”katanya.

Menyinggung hal tersebut Hengki membeberkan, bahwa kondisi kepemimpinannya saat ini sangat diluar dugaan, karena selama 2,5 tahun Hengki merasa tak dilibatkan dalam ABPD di Kepemerintahan.

“Tidak mudah bagi saya pribadi menjalankan Roda pemerintahan dimana Selama 2,5 tahun tidak dilibatkan dan tidak tau APBD didalamnya. Butuh waktu untuk membuat KBB Bangkit dan lebih baik.” Dan inshaaAllah kita akan ciptakan birokrasi yang bersih dan mau melayani.

Hengki pun menanggapi terkait penyampaian aspirasi Sudah ada mekanismenya melalui musrenbang ataupun lainya. Sehingga untuk masyakarat yang ingin terakomodir jalurnya sudah cukup jelas.

Berikut dengan kondisi keberadaan tim keluarga atau tim 9 yang beredar tersebut, Hengki sangat menyayangkan sekali karena hal ini dianggap tidak pernah memerintahkan tim apapun untuk ikut mengatur pemerintahan.

“Terkait adanya tim yang mengaku2 keluarga dan Tim 9 yang katanya sudah masuk Ke Dinas-Dinas dan meminta ini itu, secara pribadi saya menyayangkan dan untuk yang merasa dirugikan silahkan mengambil jalur hukum saja” tegasnya.

Berikut dengan budaya jual beli jabatan pun kini mulai akan dipangkas habis oleh Hengki, yang menurutnya hal ini akan merugikan sistem pemerintahan, sehingga profesionalisme kerja menjadi kurang baik dan menyalahi aturan.

“Budaya jual beli jabatan harus kita hilangkan di Bandung Barat. Semua harus profesional tanpa pandang bulu kang, semoga di KBB semua akan berjalan dengan baik lagi ya, mohon doanya buat semua” pungkas Hengki. (Addien).

banner 728x90
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *