oleh

Polres Bogor Tangkap Pelaku Pembunuhan Korban Sodomi Anak Dibawah Umur

Bogor, BANGBARA.COM – Kapolres Bogor Polda Jabar, AKBP. Andi Moch. Dicky Pastika Gading, S.Sos.,S.I.K, M.H., menggelar konferensi pers pada hari senin (09/09/2019).

Gelaran ini dalam rangka menginformasikan tentang kasus pembunuhan korban dengan di sodomi sebagai status anak dibawah umur.

Pelaku berhasil diamankan pada (03/09/2019) oleh unit reskrim Polsek Babakan Madang Polres Bogor yang dipimpin oleh Iptu. Budi Sehabudin S.H.,M.H.

Pelaku melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak hingga mengakibatkan anak itu meninggal dunia dan, atau dengan sengaja menghilangkan nyawa orang yang terjadi pada hari Minggu (04/08/ 2019).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menginformasikan tersangka pelaku adalah Sdr. J (35), berprofesi sebagai buruh, yang ber alamat di kampung Cijayanti. Kemudian Pelaku ditangkap di Kp. Pesantren Desa Cibiuk Kabupaten Garut.

Kronologis kejadian pada awalnya tersangka J menjemput korban MM yang biasa tidur dirumah saksi D untuk kegiatan istighosah.

Namun diperjalanan pelaku mengajak tersangka ke kebun sekitar 200 meter dari rumah saksi D, lalu tersangka memberikan ponsel miliknya ke korban untuk menonton film porno dengan  iming-iming akan diberi uang sebesar Rp. 20.000.

Setelah itu tersangka J melakukan hal yang tidak senonoh serta melecehkan korban.

Akan tetapi, tersangka J justru tidak jadi memberikan uang yang dijanjikannya. Karena tersangka J tidak memiliki uang, kemudian korban mengancam akan memberitahukan kelakuan tersangka J kepada orang lain.

Kemudian ponsel milik tersangka telah diganti pasword oleh korban MM. Pada saat korban akan lari, tersangka J menjerat leher korban dengan menggunakan kain sarung.

Karena korban berontak, tersangka J menggigit tangan sehingga korban lemas dan meninggal dunia. Lalu tersangka J membopong korban dan membawa kesamping rumah saksi D.

Baca Juga,  Kasus Perempuan Membawa Anjing Ke Masjid, Dilimpahkan Ke Kejaksaan Negeri Kab Bogor

Jenazah korban ditemukan besok paginya oleh Sdr. Pipin saat hendak mengambil air. Kemudian hari itu juga sekitar pukul 10.00 WIB korban langsung  dimakamkan oleh keluarganya.

Unit Reskrim Polsek Babakan Madang langsung mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan serta penyidikan.

Berawal keluarga korban tidak mau melakukan otopsi, namun setelah pihak kepolisian berkoordinasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat, akhirnya keluarga korban membuat laporan dan bersedia dilakukan otopsi.

Barang bukti yang diamankan yaitu:
– 1 buah sarung warna Hijau merk cendana
– 1 buah sarung warna cokelat
– 1 buah celana panjang warna hitam
– 1 buah baju kaos warna hitam bertuliskan dibagian dada Bloods
– 1 buah kemeja lengan panjang warna putih bercorak garis hitam
– 1 buah peci warna hitam
– 1 pasang sendal gunung warna hitam dg tali hitam biru
– 1 buah celana pendek warna hitam
– 1 buah kaos berwarna abu bertuliskan dibagian dada Good MMXII
– 1 buah Handphone Merk Nokia Warna Gold
– 1 buah Handphone Merk Samsung Warna Hitam

Pelaku dikenakan pasal 80 ayat 3 UU No. 35 Th 2014 perubahan atas UU No. 23 Th 2002 dan atau Pasal 338  KUHP.

(ITN)

Komentar

News Feed