Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
1,919,547
Meninggal
53,116
Sembuh
1,751,234
Active
115,197
Last updated: 15 Juni 2021 - 10:53 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 1,919,547 Meninggal 53,116 Sembuh 1,751,234 Active: 115,197 Last updated: 15 Juni 2021 - 10:53 am (+07:00)
Link Banner
6

Plt Hengki Mendapatkan Dukungan Saat Menyoroti Tukin di KBB, Harus Jadi Penentu Kinerja ASN

  • Bagikan
Ilustrasi Tunjangan Kinerja (foto: Paseks).
Ilustrasi Tunjangan Kinerja (foto: Paseks).
banner 728x90

Padalarang, BANGBARA.COM. – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Hengki Kurniawan mulai memberi perhatian di area pembinaan pegawai, khususnya menyoroti kebijakan besaran Tunjangan Kinerja (Tukin).

Tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dikenal dengan TUKIN ini telah dilakukan evaluasi sekaligus pembinaan yang dilakukan Hengki, untuk para ASN Kabupaten Bandung Barat (KBB).

banner 728x90 banner 728x90
Djamu Kertabudi.
Djamu Kertabudi.

Hal ini menjadi sorotan dan tak luput dari perhatian dari Pengamat Politik dan Pemerintahan sekaligus Dosen dari Universitas Nurtanio Kabupaten Bandung, Djamu Kertabudi.

“Berselang beberapa waktu yang lalu, di media beliau (Plt Hengki-red) menyampaikan statemennya yang ditujukan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) beserta Pejabat lainnya untuk meninjau kembali Tukin ASN KBB”, ujar Djamu melalui pesan singkatnya, Rabu (05/05/2021).

Disebutkan Djamu, dirinya menyambut baik dan mendukung rencana aksi Hengki dalam melakukan penataan birokrasi Pemda KBB ini.

Mengingat berdasarkan informasi, realisasi anggaran Tukin ini lebih kepada pemenuhan persyaratan administratif daripada secara nyata menunjukan kinerja semestinya.

“Menurut ketentuan peraturan perundangan, bahwa Tukin ini harus berdasarkan bobot pekerjaan dan besaran tanggung jawab yang diemban ASN yang berorientasi pada capaian kinerja”, lanjutnya.

Ditambahkannya, prinsip dasar yang dianut adalah ‘equal pay for equal work’ (pemberian besaran tunjangan kinerja sesuai dengan nilai jabatan dan pencapaian kinerja).

Oleh karenanya besaran yang diterima setiap bulan bersifat tidak tetap, tergantung naik turunnya kinerja yang dicapai oleh para ASN di KBB ini.

Disamping itu, adanya Tukin ini harus menjadi motivasi dan stimulus bagi ASN untuk meningkatkan kinerjanya, dan bukan semata-mata berorientasi pada aspek kesejahteraan pegawai.

“Kiranya perlu dipertimbangkan pula adanya Tim penilai yang memiliki kompetensi dan integritas yang dapat dipertanggungjawabkan. Wallohu A’lam”, pungkasnya.

banner 728x90
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan