oleh

Pilkada Masih Jauh, Black Campaign di KBB Sudah Dimulai?

Padalarang, BANGBARA.COM. – Wakil Bupati (Wabup) Hengki Kurniawan berencana akan memberikan nomor telepon khusus yang dapat dihubungi oleh masyarakat untuk mengecek jadwal dirinya saat melakukan kunjungan ke masyarakat di suatu wilayah.

Hal ini dilakukan Hengki setelah beberapa kali terjadi permasalahan yang berujung kekecewaan di masyarakat dan secara tidak langsung menjelekkan namanya akibat ulah oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Jadi beberapa kali saya dibilang atau diinformasikan akan mengunjungi suatu wilayah, padahal saya tidak ada rencana datang ke wilayah tersebut. Nah, masyarakat yang sudah menunggu akhirnya merasa kecewa”, terang Hengki saat ditemui di kediamannya, Kamis, (03/09/2020).

Hengki juga bercerita bahwa pernah suatu saat Istrinya bersama tim Jabar Bergerak akan datang ke sebuah wilayah untuk membagikan sembako dengan cara Door to Door karena untuk menghindari kerumunan massa yang memang dihindari saat pandemi Covid-19.

“Namun ternyata ada oknum yang memberi informasi kepada warga kalau saya akan datang membagikan sembako. Akhirnya saat Istri saya dan Tim tiba di lokasi warga sudah ramai berkerumun dan langsung berebut bahkan seperti menjarah sembako yang akan dibagikan dan juga barang pribadi. Sehingga terjadi kisruh besar saat itu”, cerita Hengki.

Cerita ini dibenarkan oleh Sonya Fatmala yang juga menambahkan bahwa pernah juga di suatu wilayah karena ada oknum yang menyebarkan kabar Pak Hengki akan datang membagikan sembako namun ternyata tidak benar, Tim yang membawa sembako akhirnya terkena imbasnya.

“Jadi begitu tau bahwa Pak Wabup tidak datang, Tim yang membawa sembako saat di jalan dicegat dan dirampas seluruh bawaannya. Kan bahaya juga seperti itu Kang”, ujar Sonya.

Dilanjutkan oleh Hengki, dirinya tidak habis pikir dengan ulah dan tujuan oknum-oknum yang menyebarkan hoax (kabar bohong) tentang dirinya yang akan datang ke masyarakat.

Baca Juga,  Luput dari Perhatian Pemda KBB, 2 Gedung RSUD Cikawet Terancam Longsor Sejak 2017

“Padahal Pilkada masih jauh, tapi Black Campaign sudah dimulai. Jadi dibuat seolah-olah agar masyarakat kecewa terhadap saya. bahkan beberapa kali juga dalam acara tertentu nama saya dijadikan sebagai penarik massa. Begitu massa sudah ramai terkumpul lalu dibilang saya tidak jadi datang”, ungkap Hengki kembali.

Untuk itulah Hengki berencana akan segera membuat nomor telepon khusus yang dapat dihubungi oleh masyarakat untuk mengecek jadwal atau kegiatan dirinya.

“Jadi nanti masyarakat bisa menghubungi ke nomor tersebut untuk mengecek apakah benar atau tidak ketika mereka mendapatkan informasi saya akan berkunjung ke suatu tempat. Ini juga untuk menghindari hoax yang dapat meresahkan masyarakat”, tegasnya.

Hengki juga mengungkapkan walau dirinya sudah tau siapa yang melakukan ini semua, namun dirinya masih belum mau bertindak lebih jauh dan menganggap ini hanyalah ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Walau saya sudah selidiki dan tau para pelaku penyebar hoax ini, namun sampai saat ini saya masih akan menyebutnya oknum saja. Tolonglah kepada oknum-oknum ini, Pilkada masih jauh, jangan membuat Black Campaign atau menyebarkan hoax yang dapat meresahkan dan mengganggu ketentraman masyarakat KBB”, pungkasnya.

Reporter: Abdul Kholilulloh
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed