oleh

Pertama Kali Turnamen Mobile Legends Bikin Heboh di Padalarang

Link Banner

Padalarang, BANGBARA.COM – Ada yang unik dari turnamen kali ini yang diadakan oleh para pemuda Karangtaruna Desa Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yaitu sebuah turnamen Game yang bernama Mobile Legends.

Turnamen ini berawal dari iseng, dengan rencana yang sangat dadakan. Tanpa media informasi yang baku, hanya dari mulut kemulut hingga menjadi heboh di Desa Padalarang. Bahkan saat pendaftaran ditutup pun masih ada peserta yang mendaftarkan group nya.

Link Banner

Permainan Mobile Legends ini adalah berupa Games Ponsel yang sangat fenomena di kalangan Gamers Indonesia. Sehingga semua pecinta Gamers ini nekad ikut mendaftarkan dirinya dan groupnya untuk ikut turnamen ini.

Dalam turnamen permainan Mobile Legends ini peserta terdiri dari 12 Tim, dan masing-masing Tim berjumlah 5 orang. Para group peserta ini dikenakan biaya sebesar Rp 100 ribu sehingga terkumpulah Rp 1.2 juta, kemudian dibagikan untuk juara pertama Rp 700 ribu, dan juara kedua Rp 500 ribu.

Acara yang diadakan di Kantor Desa Padalarang selama 2 hari Sabtu dan Minggu ini sehingga membuat heboh di beberapa komunitas Gamers, sehingga para peserta ini ternyata bukan hanya dari Padalarang saja, melainkan ada yang dari Purwakarta, Cikalongwetan, serta daerah lainya.

Acara yang di inisiasi oleh pemuda Karangtaruna RW 04 Desa Padalarang dan Komunitas BB-Pride ini diberi nama turnamen Mobile Legends Padalarang League 04 (MPL) dan ternyata telah menyita perhatian banyak anak muda untuk bergabung meramaikan suasana weekend.

Menurut Budi taufiq sebagai pembina dari komunitas BBpride menyampaikan kepada Bangbara.com, bahwa acara ini sangat positif dan di bangun untuk memunculkan bakat-bakat terpendam yang dimiliki oleh pemuda KBB, khususnya di Desa Padalarang, agar para Gamers ini terwadahi serta terekpos dan bisa Go Internasional.

Baca Juga,  Kisah Menarik Dari Warga Ngamprah KBB, Saat Berwisata di Curug Dengdeng Cianjur

“Ini kegiatan sangat positif, karena para pemuda yang biasa habiskan waktu bermabuk-mabukan, tapi semua kami kemas dengan membudayakan kesenangan mereka dengan berupa target prestasi, sehingga dengan harapan ini bisa mengawali turnamen-turnamen sejenisnya di seluruh KBB” papar Budi panggilan akrabnya ini kepada Bangbara.com, Minggu, (21/7/19).

Dengan turnamen yang sangat heboh jni, sehingga Budi beserta rekan komunitas BB-Pride lainya merencanakan kembali turnamen berikutnya untuk seluruh KBB. “Insya Allah rencana kami akan adakan kembali turnamen ini, bahkan bila perlu kami akan meminta dukungan Pemda KBB untuk mendukung program ini agar menjadi cabang olahraga bagi para pemuda” jelasnya.

Lutfy Pradana salah satu peserta yang juga anggota BB-Pride sangat mendukung kegiatan ini harus dapat diperkenalkan lebih luas kepada khalayak umum bahkan mendapatkan dukungan dari Pemda.

“Ini harus bisa tersosialisasikan lebih luas, bahkan bila perlu kegiatan ini dapat dukungan dari Pemda KBB” ujarnya.

Dialnjutkan Ketua Karangtaruna unit 04 Bagus Adi beranggapan bahwa kegiatan ini dapat merubah paradigma para orang tua yang awalnya menilai Gamers ini negatif, bisa menjadi positif.

“Kegiatan ini sangat positif sehingga banyak selain itu menjadi wadah untuk mengembangkan hobi yang juga bisa menjadi profesi. Sehingga bisa mengurangi angka pengangguran di KBB” ungkapnya.

Bagus pun mencontohkan beberapa Gamers yang sudah besar namanya, diantaranya, Jessnolimit, Reza Arab Oktavian, dan Gamers lainnya yang menjadi Go Internasional sebagai perwakilan E-sports indonesia.

(Adn)

Link Banner
Link Banner

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed