oleh

Pergerakan Jejaring Aktivis 98 Melihat Situasi Indonesia, Gelar Forum Diskusi

Link Banner

Garut, BANGBARA – Kaum pergerakan jejaring aktivis 98 dalam menyikapi perkembangan dan situasi sosial politik yang sedang terjadi, berkumpul dalam sebuah Forum Diskusi Pergerakan Indonesia di Hotel Radante, Jalan Raya Samarang Garut, Kamis (29/08/2019).

Dalam diskusi yang bertemakan ‘Rekonsiliasi Nasional untuk Persatuan Indonesia tanpa aksi intoleransi dan aksi radikalisme’ dilaksanakan dari pagi hingga sore hari.

Link Banner

Dalam acara itu hadir sebagai nara sumber Dr KH, Asep Ahmad Hidayat M,Si (Wapres Serikat Islam Indonesia/Dosen Paska Sarjana UIN Bandung/Pimpinan Ponpes Jawiyah Darrusufi Cibunar Garut).

Hadir juga Ir. Dony Mulyana Kurnia (Ketua DPP Barisan Islam Moderat – BIMA), Rahmat Kurnia (Tokoh Aktivis Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 Garut) dengan dipandu moderator Abdul Salam Nur Ahmad (Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98).

Dalam diskusi Dony mengatakan, bahwa paska Pilpres 2019 sebagai pesta demokrasi rakyat Indonesia yang telah menetapkan Jokowi – KH, Maroef Amin sebagai pemenang Pilpres menjadi momentum bersejarah rakyat Indonesia yang telah sukses melaluinya dengan aman dan damai.

“Walaupun dalam perjalanan dihadapkan berbagai ujian dan tantangan, dengan kondisi realita sosial politik masyarakat terbelah adalah hal wajar setiap orang, warga negara mempunyai pilihan yang tidak sama, berbeda pilihan adalah realita demokrasi” katanya.

Persatuan nasional seluruh rakyat Indonesia, baik pendukung Jokowi maupun pendukung Prabowo, sekat sekat, polarisasi akar rumput harus dihentikan dipersatukan kembali guna menyongsong masa depan Indonesia maju dan unggul dalam sumber daya manusia.

“Rekonsiliasi Nasional untuk mewujudkan Persatuan Nasional diiringi dengan tumbuh kembangnya sikap kebersamaan, toleransi, saling mengasihi sesama anak negeri. Dengan persatuan nasional ini sebagai modal penting keberhasilan pemerintahan Bpk Jokowi – Kh.Maroef Amin dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia Unggul dan Indonesia Maju.” jelas Dony.

Baca Juga,  DLH KBB Apresiasi Desa Kertawangi Dengan 'Kampung Kurang Sampah' Dari Potensi Pengolahan Sampah

Dalam diskusi Asep Ahmad Hidayat menambahkan, bahwa dampak selanjutnya dari kemajuan teknologi informasi akan mempermudah upaya atau provokasi pihak pihak asing yang berkepentingan dengan Indonesia, yang tidak ingin Indonesia menjadi negara kuat.

“Ada jaringan yang melakukan provokasi yang akan mengancam kedaulatan NKRI salah satunya yang terjadi hari ini gerakan OPM,Gerakan Papua Merdeka, yang memprovokasi warga masyarakat papua dengan isu tuntutan Referendum dengan goal Politiknya memisahkan diri dari NKRI.” kata Asep yang merupakan tokoh SI sebagai Wapres Serikat Islam Indonesia.

Puncak diskusi diakhiri dengan pembacaan Deklarasi Gerakan Nasional Membela Kewibawaan Presiden dan Kedaulatan NKRI, dalam pembacaan deklarasi dipimpin dan dibacakam oleh Dr. KH, Asep Ahmad Hidayat M.Si. (SG)**

Editor : Mohammad Addien

Link Banner
Link Banner

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed