oleh

Pendiri KBB Ini Sebut Para SKPD Belum Bisa Imbangi Lumpatnya Bupati

Padalarang, BANGBARA.- Asep Suhardi (Asep Ado) salah satu pendiri Kabupaten Bandung Barat (KBB) meneriakan dengan lantang, bahwa para pembantu Bupati (SKPD) nampak belum sejalan dengan sistem yang dijalankan Bupati Umbara.

Hal ini di sampaikan Ado panggilan akrabnya ini, saat bersamaan dengan diskusi kepemudaan sumpah pemuda 2019 yang berlangsung di ruang Banggar DPRD KBB, Senin, (28/10/2019).

Menurutnya, masih ada beberapa orang-orang di rezim terdahulu yang masih menjabat, dan masih terbawa suasana terdahulu, dan belum bisa mengimbangi gerak lumpat yang dicanangkan oleh pemerintahan Akur.

“Jargon Bupati sudah bagus dengan lumpat, tinggal para SKPD ini harus benar-benar  lumpat, nyatanya pemerintahan AKUR ini seperti masih terbebani oleh cara-cara sebelumnya.” jelas Ado.

Dengan langkah pasangan Bupati Akur ini sudah membuktikan gerak langkah membangun 10 Destinasi wisata, dan perbaikan jalan-jalan yang berada di KBB, sehingga Ado berpandangan keseriusan ini harus diikuti oleh para SKPD nya.

Ditambah diantara 14 SKPD yang juga terindikasi dengan kasus hukum di KPK yang belum usai, maka ajakan keras Ado untuk para pemuda bergerak menuntaskan persoalan pemerintahan masa lalu.

“14 SKPD yang masih bersangkut paut dengan KPK harus segera diproses. Jika ada para generasi yang maju, maka saya akan mundur. Jika tidak ada yang maju, maka saya yang akan maju ke KPK untuk tuntaskan persoalan ini” katanya dengan menggebu-gebu.

Acara diskusi kepemudaan ini dihadiri oleh Kepala Bapelitbangda KBB Asep Wahyu, anggota DPRD-RI Rian Firmansyah, Kepala BPKD Agustina Piryanti, Ketua DPRD KBB yang mewakili komisi 4, serta para undangan kepemudaan dari LSM, Ormas, serta lainya.

(Adn)

Baca Juga,  Tidak Mudah Mengatasi Sampah, Hengki Usulkan Sistem Teknologi Kepada Menteri Luhut Saat Rakor

Komentar

News Feed