oleh

Pemkab Bandung Barat Respon Positif 3 Perda Inisiatif DPRD KBB

Link Banner

Lembang, BANGBARA.COM – Perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terhadap persoalan narkoba, kepemudaan dan keolahragaan tampak semakin besar dan intens.

Hal ini terbukti dengan dibahasnya pada Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai narkotika, kepemudaan, dan keolahragaan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KBB yang berlangsung di Hotel Novena Lembang siang ini, Selasa (14/01/2020).

Link Banner

Selain para Anggota Dewan, rapat ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Hengki Kurniawan, pihak BNN (Badan Narkotika Nasional) KBB, dan juga pihak KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) yang pernah mengajukan usul untuk dibuatnya Perda mengenai kepemudaan pada saat hari Sumpah Pemuda Oktober 2019 yang lalu.

Ketua DPD KNPI dan Sekretaris KONI KBB Lili Supriatna beserta Wabup Hengki Kurniawan
Ketua DPD KNPI dan Sekretaris KONI KBB Lili Supriatna beserta Wabup Hengki Kurniawan

Rismanto, Ketua DPRD KBB mengatakan bahwa diadakannya Rapat Paripurna ini adalah dalam rangka penyampaian pengusul Perda kepada Bupati, dan mendengar tanggapan Bupati terhadap Perda Inisiatif tersebut.

Ada 3 (tiga) buah Raperda yang menjadi pokok bahasan dan disampaikan kepada Bupati, diantaranya adalah,

  1. Raperda tentang fasilitas pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan, peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika,
  2. Raperda tentang penyelenggaraan kepemudaan,
  3. Raperda tentang penyelenggaraan keolahragaan.

Menurut Rismanto, permasalahan narkotika ini walau terlihat sedikit di permukaan, tapi faktanya bisa lebih rumit. Untuk itulah ini harus di antisipasi, dicegah dan dikurangi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

“Selain pencegahan, bagaimana treatment (pengobatan) terhadap orang yang terjebak narkotika juga merupakan hal penting. Kesimpulannya adalah ingin meminimalisasi segala bentuk penyalahgunaan dan dampak yang di timbulkannya”, ucap Rismanto kepada para awak Media.

Untuk masalah kepemudaan, latar belakangnya adalah mengenai isu Bonus Demografi (Jumlah penduduk usia produktif, lebih besar dibanding penduduk usia tidak produktif). Menurut Rismanto, meningkatnya kuantitas penduduk usia muda merupakan potensi luar biasa termasuk di wilayah KBB. Selain itu, Organisasi Kepemudaan juga perlu diwadahi dan mendapat perhatian Pemerintah.

Baca Juga,  Masuk New Normal, Angka Perceraian di KBB Melonjak Hingga 464 Perkara

“Semangat Perda ini adalah memfasilitasi potensi yang dimiliki segenap pemuda dan organisasinya supaya bisa lebih optimal berfungsi untuk KBB”, terang Rismanto kembali.

Sedangkan mengenai olahraga, Rismanto meyakini bahwa potensi olahraga di KBB bisa maju dengan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana yang baik. Dalam Perda ini nanti akan di atur juga tentang kompetisi, event, dan yang lainnya.

“Ini bisa menjadi Guide Line (panduan) untuk memajukan olahraga di KBB, yaitu dengan memajukan orang, sarana, anggaran, fasilitas, dan faktor pendukung lain”, ungkapnya lebih lanjut.

Saat ini, proses pembentukan Perda ini sudah masuk dalam tahap pembahasan, setelah awalnya sudah masuk program pembentukan perda 2020, lalu sudah dilakukan kajian dan naskah akademik.

“Karena ini merupakan inisiatif dari Dewan, maka kami mengundang Bupati KBB untuk dimintai pendapatnya. Alhamdulillah Bupati Umbara merespon dengan baik dan positif”, ungkap Rismanto di akhir percakapan.

Ketua DPD KNPI (Komite Pemuda Nasional Indonesia) yang juga Sekretaris KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) KBB Lili Supriatna yang sudah menunggu sejak lama tentang Perda ini, sangat merespon dukungan dari DPRD KBB ini dan berharap perda kepemudaan dapat segera terealisasi.

“Kami komponen kepemudaan sangat merespon dan apresiasi yang tinggi. Dimana kami sangat mengidamkan sudah sejak lama adanya Perda kepemudaan untuk mengatur hak dan kewajiban antara Pemda dan Kepemudaan.” Papar Lili saat ditemui Bangbara di lokasi Paripurna.

Lili menambahkan, KNPI dan KONI KBB sangat mengapresiasi agar Perda kepemudaan dan olahraga ini segera diberlakukan dan lebih cepat dibahas di Pansus dan DPRD untuk menetapkan bersama Pemda KBB.

“Kami yakin bapak Bupati Bandung Barat sebagai tokoh pemuda milenial juara akan sangat merespon ke 2 Perda tersebut.” Tambahnya.

Baca Juga,  Kebut TPS Berteknologi Tinggi, Gubernur Emil Pastikan 2024 Citarum Tak Ada Sampah Lagi

Wabup Hengki Kurniawan sendiri turut mengapresiasi dilaksanakannya Rapat Paripurna hari ini.

“Saya turut senang ketika akhirnya Raperda Kepemudaan yang sudah ditunggu selama 11 tahun oleh KNPI akhirnya berhasil di bahas sekarang”, ungkap Hengki kepada Redaksi Bangbara.Com.

Dilanjutkan esok hari sebagai hari terakhir Rapat Paripurna dengan menunggu keputusan jawaban pengusul Raperda terhadap pendapatan Bupati KBB tentang 3 Buah Raperda tersebut, dan dilanjutkan dengan penetapan nama-nama anggota Pansus nya.

 

Penulis : Guntur Priyo

Editor: Mohammad Addien

Link Banner
Link Banner

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed