oleh

Pemkab Bandung Barat Resmikan Ruang Isolasi Pasien Positif Covid-19 Dengan Fasilitas Lengkap di Aula Masjid Ash-Siddiq

Link Banner

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna meresmikan pembukaan Rumah Karantina Isolasi Covid-19 Aula Ash-Siddiq yang diperuntukkan bagi para pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

“Hari ini sudah dibuka secara resmi tempat Isolasi pertama di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan fasilitas lengkap untuk 27 orang”, ujar Umbara kepada media usai peresmian Rumah Karantina Isolasi Covid-19 Aula Ash-Siddiq, Jum’at (15/05/2020).

Link Banner

Selain di Aula yang berada di lantai bawah Masjid Ash-Siddiq, menurut Umbara minggu depan ada lagi ruang isolasi di 3 Rumah Sakit yang akan dibuka dengan kapasitas 60 ruangan.

“Minggu depan Insya Allah akan dibuka di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lembang, Cililin, Cikalongwetan dengan kapasitas 60 bed (tempat tidur). Jadi dengan di Ash-Siddiq ini total bisa untuk 87 orang”, terangnya.

Menurut Umbara, untuk petugas dan fasilitas semua sudah disiapkan dengan baik. Untuk akses masuk dari jalan nantinya cuma ada 1 yang dibuatkan portal dan akan di jaga petugas TNI/Polri.

Ditambahkannya, ruang isolasi ini bagian dari fokus Pemkab melawan Covid-19. Umbara juga berharap 49 orang warga KBB yang sudah dinyatakan positif bisa berkurang bahkan sembuh semua selama menjalani isolasi 14 hari ke depan.

“Karena salah satu indikator PSBB berhasil adalah jumlah yang positif berkurang. Alhamdulillah yang di Rapid Test di Pasar Lembang kemarin (Senin, 11/05/2020), dari 140 orang semua negatif. Semoga semua bisa normal kembali, bekerja kembali, shalat berjamah kembali”, tutur sang Bupati.

Imam Santoso, Asisten 1 Sekda KBb sekaligus Ketua Panitia Acara memberikan sambutan saat peresmian Rumah Karantina Isolasi Covid-19 Aula Ash-Siddiq, Jum'at (15/05/2020).
Imam Santoso, Asisten 1 Sekda KBB sekaligus Ketua Panitia Acara memberikan sambutan saat peresmian Rumah Karantina Isolasi Covid-19 Aula Ash-Siddiq, Jum’at (15/05/2020).

Sementara itu, Ketua Panitia Acara Imam Santoso yang juga merupakan Asisten 1 Sekretariat Daerah KBB mengatakan Rumah Karantina Isolasi Covid-19 Aula Ash-Siddiq dibuat dalam rangka merespon kebutuhan masyarakat dalam permasalahan menyangkut keberadaan penderita Covid-19.

Baca Juga,  Kabupaten Bandung Barat Belum Ikhlas Jika Disebut Zona Kuning

“Kriteria penderita yang bisa ditempatkan disini haruslah penderita terkonfirmasi Covid-19 dengan bukti hasil Swab positif dan dalam keadaan sehat sehingga masih bisa melakukan aktifitas atau biasa disebut Orang Tanpa Gejala (OTG)“, ucapnya dalam sambutan pembukaan acara.

Selain itu, persyaratan lainnya dimana rumah tinggalnya tidak memenuhi syarat untuk melakukan isolasi mandiri, seperti tidak memiliki kamar/ruang terpisah, tidak memiliki kamar mandi terpisah, anggota keluarga banyak, atau permasalahan penolakan warga di sekitar tempat tinggalnya.

Lebih lanjut Imam menyebutkan Rumah Karantina Isolasi Covid-19 Aula Ash-Siddiq dilengkapi fasilitas tempat tidur lengkap dengan lemari pakaian, kamar mandi, televisi, jaringan internet, mesin cuci, dan juga alat setrika pakaian.

Selain itu, disiapkan pula fasilitas kesehatan seperti konseling dan pengobatan untuk keluhan ringan, tenaga kesehatan lengkap, tenaga kebersihan, dan tenaga keamanan 24 jam, serta Ambulance.

“Tujuannya agar dapat memberikan kenyamanan bagi pasien yang dirawat, agar merasa seperti di rumah sendiri. Kami berusaha memberikan yang terbaik bagi Pemerintah dan masyarakat KBB demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19”, pungkasnya.

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Link Banner
Link Banner

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed