oleh

Pemekaran Lembang Sah Saja, Namun Tidaklah Mudah, Begini Kata Tjatja Kuswara

Cimareme, BANGBARA.COM. – Mantan Penjabat Sementara (Pjs) pertama Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB), Tjatja Kuswara mengungkapkan tidak ada yang salah dengan wacana pemekaran wilayah Lembang menjadi Kota, asalkan sesuai aturan.

Hal ini diungkapkannya saat ditemui usai memberikan materi dalam Acara Forum Diskusi Politik tentang Peran dan Fungsi Infrastruktur Politik dalam Penguatan Demokrasi, yang diselenggarakan Kantor Kesbangpol KBB di Aula HBS, Jalan Raya Cimareme, Senin (23/11/2020).

“Tidak ada yang salah kok dari rencana itu, namun harus diingat bahwa tidak semudah itu melakukan pemekaran wilayah. Ada persyaratan dan aturan yang harus dipenuhi, baik syarat administratif teknis dan fisik kewilayahan”, ujar Tjatja.

Disebutkan Tjatja, beberapa faktor yang harus dipertimbangkan antara lain kemampuan ekonomi, potensi daerah, sosial budaya, kependudukan, luas daerah, pertahanan, keamanan, dan faktor lain yang memungkinkan terselenggaranya otonomi daerah.

Selain itu Tjatja juga mengingatkan bahwa dibutuhkan empat Kecamatan untuk pembentukan Kota,lalu lokasi calon ibukota, serta sarana dan prasarana Pemerintahan.

“Inovasi boleh, namun harus benar-benar diperhitungkan sesuai persyaratan dan aturan yang berlaku. Jadi jangan langsung panik, paranoid atau langsung anti. Karena sekali lagi tidak semudah itu melakukan pemekaran”, ujarnya sambil tersenyum.

Saat ditanya adakah harapannya terkait dengan kondisi KBB yang belakangan ini cukup bergejolak dengan berbagai permasalahn yang timbul, Tjatja menitipkan pesan untuk Pemimpin dan warga masyarakat KBB.

“Untuk Pemimpin dan masyarakat di KBB, saya berharap untuk selalu menjaga kerukunan, kebersamaan, dan kekompakan. Selalu taat pada aturan dan jadilah warga KBB yang teladan dengan taat beragama, dan berkonstitusi”, pungkasnya.

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Baca Juga,  Alhamdulillah, Akhirnya Bupati Umbara Sembuh Dari Covid-19

Komentar

News Feed