oleh

Pemda KBB Lakukan Ujicoba Karantina Mikro Untuk 200 KK Warga Tanimulya

Link Banner

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan uji coba Karantina Mikro terhadap 200 Kepala Keluarga (KK) warga RT01 RW03 Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah.

Hal ini dilakukan setelah hasil Rapid Test menunjukkan ada 25 warga yang dinyatakan reaktif, dan 3 orang dinyatakan positif terpapar Covid-19 akibat penularan di Pasar Antri Cimahi.

Link Banner

Pernyataan ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) KBB Asep Sodikin dalam sambutannya saat Rapat Forkopimda di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) KBB, Selasa (02/06/2020).

Asep Sodikin, Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Rapat Forkopimda di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) KBB, Selasa (02/06/2020).
Asep Sodikin, Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Rapat Forkopimda di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) KBB, Selasa (02/06/2020).

“Jika prosedur biasa, kita hanya melakukan swab terhadap yang reaktif saja, lalu jika positif, baru di isolasi secara mandiri. Namun untuk kali ini kita coba lakukan dengan sistem Karantina Mikro, yakni seluruh warga di daerah tersebut langsung dilakukan Swab Test”, ujar Asep.

Menurutnya, ini merupakan keputusan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB dengan mempertimbangkan saran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar).

“Kita akan pantau hasil Swab dari 200 KK ini, jika semua negatif maka tidak perlu dilakukan karantina sampai tanggal 12 Juni nanti”, terang Asep kembali.

Sementara itu, untuk 3 warga yang sudah dinyatakan positif, Asep menyebutkan bahwa ketiganya kini sudah dipindahkan dari rumahnya untuk dilakukan Isolasi di Masjid Ash-Shiddiq, Ngamprah.

Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjajanto saat mengikuti Rapat Forkopimda di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) KBB, Selasa (02/06/2020).
Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjajanto saat mengikuti Rapat Forkopimda di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) KBB, Selasa (02/06/2020).

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) KBB Hernawan Widjajanto kepada Bangbara. Menurutnya, kondisi ini dilakukan untuk mencegah berkembangnya penularan disekitar lokasi di Desa Tanimulya tersebut.

Baca Juga,  2 Orang Tewas Tenggelam Saat Selamatkan Temanya di Sungai Saguling

Menurut Hermawan hari ini (Selasa, 02/06/2020)  telah dilakukan Swab Test terhadap 292 orang dengan rincian di RW15 sebanyak 89 orang, lalu di RT01 RW03 sebanyak 203 orang.

“Benar, kondisi Karantina Mikro ini dilakukan agar terhindar dari penularan ke daerah yang lain. Kita akan terus pantau sambil menunggu hasil Swab nya untuk sementara dari 200 KK ini baru 25 orang yang reaktif. Mudah-mudahan semuanya negatif, sehingga warga terbebas dari dari Karantina”, tambah Hernawan.

Reporter: Mohammad Addien
Editor: Guntur Priyo

Link Banner
Link Banner

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed