oleh

Momen Peringatan HSN, Wagub Uu Usulkan Perda Untuk Pesantren

Bandung, BANGBARA.COM. – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada 22 Oktober menjadi momen bagi Pemerintah untuk menggenjot usulan mengenai Peraturan Daerah (Perda) Pesantren.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum dalam momen Peringatan HSN pada Kamis (22/10/2020) lalu.

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pesantren ini akan mengacu pada Undang-Undang (UU) Pesantren yang telah disahkan oleh DPR RI pada 2019 lalu. Walau begitu UU tersebut belum berdaya guna, karena belum turunnya Peraturan Presiden (Perpres) atau Peraturan Pemerintah (PP) sebagai aturan teknis turunan dari UU.

“Raperda Pesantren ini diajukan sejak 2018 tapi mentok karena tidak ada legalitas di atasnya. Dengan adanya UU Pesantren ini kita sedang bahas kembali karena sudah ada legalitasnya. Walaupun belum ada Perpres atau PP, kita tetap berjalan”, ujar Uu seperti dikutip dari faktaindonesianews, Kamis (22/10/2020).

Menurut Uu, inti dari Perda Pesantren ini tidak jauh dari UU Pesantren, antara lain pembinaan terhadap Pesantren. Dimana Pemerintah akan membina Pondok Pesantren (Ponpes) walau dalam batasan tertentu.

“Maksud pembinaan disini, misalnya terkait lingkungan hidup, masalah kesehatan dan yang lainnya. Adapun soal kurikulum dan lainnya itu, kembali lagi ke internal masing-masing Ponpes”, ungkapnya.

Dilanjutkan Uu, dalam UU Pesantren terdapat bantuan untuk Ponpes bisa terbantu melalui APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Namun dalam Perda, Pesantren yang berada di Daerah bisa dibantu dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Provinsi.

“Dengan Perda ini tidak menutup kemungkinan juga nantinya ada BOS (Bantuan Operasional Sekolah) untuk Santri”, tambah eks Bupati Tasikmalaya ini.

Ditambahkannya, Pemprov Jabar juga memiliki Program One Pesantren One Product (OPOP) yang dibuat dengan tujuan agar Ponpes bisa berdikari.

Baca Juga,  Kadisparbud KBB Enggan Klarifikasi Peserta Bimtek, Diduga Keluar Surat Tugas Baru, Sebut Media Fitnah?

“Tujuannya agar Pesantren bisa mandiri dari bidang ekonomi, jadi jangan selalu mengandalkan infak sedekah. Ponpes harus tetap tangguh dan perekonomian bisa tetap berjalan”, pungkasnya.

 

Reporter: Abdul Kholilulloh
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed