oleh

Meriahkan HUT RI ke 73, Komunitas Sawah Gelar Lomba Membuat Awug dan Karnaval

Kota Bandung, BANGBARA.COM – Meriahkan hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, Komunitas SAWAH (Sahabat Agus Wahyudin) bersama dengan warga setempat, menggelar kegiatan lomba membuat awug, di jalan mentor, RW 7 Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, jumat (17/8/18)

Kegiatan yang digelar ini, selain menjadi ajang silaturahmi antar warga, juga untuk melestarikan salah satu kuliner nusantara khas Bandung yang terbuat dari bahan dasar tepung beras tersebut.

Lomba awug tersebut, diikuti oleh 6 tim peserta Ibu ibu, yang berasal dari perwakilan warga 6 Rt, di Rw 7 Kelurahan Sukaraja. ara peserta lomba ini, diberi durasi waktu 75 menit, dengan mengusung tema awug milenial, setelah tim juri menghitung mundur mulai dari angka tiga, sebagai tanda dimulainya lomba, para peserta pun terlihat berjibaku untuk membuat beragam jenis awug.

Menurut Owner Komunitas Sawah, Agus Wahyudin, “salah satu cemilan atau kuliner nusantara khas bandung ini, sengaja dilombakan dalam HUT RI ke 73, arena selain memiliki nilai sejarah, juga untuk melestarikan potensi kuliner yang ada di kota bandung” tuturnya.

75 menit durasi lomba usai, tim juri pun langsung melakukan penyisiran ke setiap tim peserta lomba, untuk kemudian melakukan penilaian. Adapun yang menjadi kriteria dalam lomba awug, mulai dari cita rasa, keterampilan dalam membuat awug, cara penyajian, kekompakan dan kebersihan. Sementara untuk tim penilai lomba, panitia melibatkan 3 orang dewan juri, yakni seorang dewan juri dari Agus Community, seorang chef dari Indonesian Chef Association, dan seorang juri dari dinas pangan dan pertanian kota bandung.

Selain lomba awug, acara ini juga dimeriahkan oleh bazaar dan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis dari naturindo yang bekerjasama dengan komunitas sawah. Usai lomba awug panitia HUT RI ke 73 Rw 7 Kelurahan Sukaraja dan Komunitas Sawah. Kemudian melakukan foto bersama, dan dilanjutkan dengan kirab, atau karnaval yang menampilkan beragam jenis kreatifitas warga, dengan berjalan kaki sejauh 3 kilometer, yang dimulai dari jalan mentor, sampai dengan jalan Gunung Batu.

Dari kota bandung, jawa barat, tim liputan, mengabarkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Connect with:



Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed