oleh

Merasa Sebagai Pengelola Curug Halimun, Pokdarwis Saguling Ini Titip Pesan Untuk Camat Cipongkor

Saguling, BANGBARA.COM. – Kehadiran Camat Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Yayat Ruhyat saat meninjau lokasi untuk pembukaan akses jalan menuju Curug Halimun melalui jalur Desa Baranangsiang sempat menjadi pertanyaan warga Saguling.

Pertanyaan tersebut hadir dari Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Curug Halimun Ryan Mohamad Agung dari Desa Saguling. Yang mempertanyakan maksud dan tujuan rencana pembukaan akses jalur Desa Baranangsiang dari Camat Cipongkor itu.

Lokasi wisata Curug Halimun sendiri terdiri dari dua Curug lainnya, yaitu Curug Hawu dan Curug Pangulaan yang lokasinya tidak berjauhan, dan diapit oleh kedua Desa yaitu Desa Saguling, Kecamatan Saguling, dan Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor.

Tujuan mulia dari Camat Cipongkor saat ingin membuka akses wisata ini tidak semulus yang dibayangkan. Sehingga ada beberapa hal yang harus diselesaikan. Diantaranya diskusi antar kedua Kepala Desa, Camat, Tokoh Masyarakat, dan juga Pokdarwis yang harus membicarakan solusi pembukaan akses ini agar tidak terjadi kontroversi.

Seperti yang diberitakan oleh Bangbara sebelumnya, awalnya pihak Desa Saguling, menyatakan bahwa pihaknya merasa yang pertama kali membuka akses jalan dan juga mengelola ketiga Curug tersebut.

Namun beberapa waktu kemudian, melalui ungkapan Camat Cipongkor Yayat Ruhyat yang menyebutkan bahwa Curug Halimun berasal dari Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, sehingga pihaknya ingin membuka akses jalan ke lokasi wisata, dan beranggapan lokasi itu tidak ada pengurus dan tidak ditata.

Ryan Mohamad Agung, Ketua Pokdarwis Curug Halimun, Desa Saguling, Kecamatan Saguling, KBB.
Ryan Mohamad Agung, Ketua Pokdarwis Curug Halimun, Desa Saguling, Kecamatan Saguling, KBB.

Ryan Mohamad Agung mengungkapkan bahwa pihaknya sedikit merasa keberatan dengan apa yang diungkapkan orang nomor 1 di Pemerintahan Kecamatan Cipongkor tersebut.

“Menanggapi statement Camat Cipongkor yang mengatakan Curug Halimun belum ditata dan belum dikelola kami merasa agak keberatan, karena sebenarnya sudah kami tata dan kelola sejak tahun 2015 namun baru saat ini diketahui oleh Media”, ungkap Ryan yang ditemui saat Tim Bangbara mengunjungi Saung Kondang, Senin (07/09/2020).

Baca Juga,  Kolaborasi ACT Jabar dan Koramil Cililin Bagikan Paket Sembako

Menurut Ryan, pada tahun 2015 Pokdarwis Curug Halimun melalui Ketuanya Aep bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), merintis membuka akses jalan yang dimulai dari perbatasan Desa saguling.

“Namun dengan pertimbangan untuk membantu masyarakat yang ada disini, maka dibuatlah akses jalan baru yang ada sekarang ini, terdapat Saung Kondang yang bisa dikatakan sebagai jalan masuk untuk menuju 3 Curug tersebut dengan kondisi jauh lebih baik dan menarik dibanding awal dulu”, terang Ryan kembali.

Dilanjutkannya, untuk Curug Halimun sendiri dulu awalnya sulit untuk di kunjungi karena harus melewati belukar banyak batu besar yang menghalangi.

Namun di tahun 2019 dengan gotong royong warga terutama dari RW02 Kampung Cikuda, Desa Saguling, ditata bahkan dibuat jembatan untuk mempermudah melintasi batu-batu besar yang ada di Curug Halimun itu”, ungkap Ryan.

Hal ini dibenarkan oleh Dedi Hermawan, Ketua RW02 Kampung Cikuda, Desa Saguling, yang turut hadir saat Tim Bangbara berbincang dengan Ryan di Saung Kondang.

“Benar Kang, bahkan saya sendiri ikut mencabuti rumput liar di tahun 2019 itu saat warga bergotong royong bersama teman-teman Komunitas untuk membuka akses jalan di Curug Halimun”, ujar Dedi.

Dilanjutkan oleh Ryan, pihaknya tidak mempermasalahkan jika memang mau dibuka akses jalan juga dari Desa Baranangsiang. Bahkan pihaknya siap bekerjasama jika memang dibutuhkan.

“Kita (Pokdarwis Curug Halimun) sudah terdaftar di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB sebagai pengelola 3 Curug itu, jadi alangkah baiknya jika ada pembicaraan dulu sebelum pihak lain mengambil kesimpulan sendiri”, pungkasnya.

Diketahui pertanggungjawaban pengelolaan yang terdaftar pada Disparbud KBB adalah Pokdarwis Curug Halimun Saguling. Sehingga pihak Pokdarwis ini pun merasa bertanggung jawab jika terjadi permasalahan keselamatan Wisatawan maupun lainnya.

Baca Juga,  Penjelasan Terkait Isu Rizieq Shihab Kabur dari Rumkit

Reporter: Mohammad Addien/Abdul Kholilulloh
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed