oleh

Menjelang Pilkada, Disdukcapil KBB Gencarkan Data Dokumen Kependudukan

LEMBANG, BBPOS – Pemahaman persepsi kepada masyarakat akan kesadaran pentingnya kepemilikan data kependudukan tidak hanya sekedar melakukan pengurusan data pada saat membutuhkan saat itu saja, melainkan pada jauh hari harus sudah di persiapkan. Lalu dalam hal ini juga disosialisasikan bagaimana untuk kedepanya data kependudukan bisa bermanfaat sesuai koridor hukum, dalam acara ini Narasumber Oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Jawa Barat, yang diadakan di Hotel Panorama Lembang, Selasa (27/11/2017).

Kepala Dinas Disdukcapil Wahyu Diguna memaparkan, Bahwa kebutuhan akan E-KTP sangat lah penting untuk itu dirinya dan jajaranya tidak dapat melakukan sendiri, maka membutuhkan bantuan seluruh Kepala Desa, Jajaran Kecamatan,Perangkat Desa, Rt, Rw, dan unsur masyarakat lainya, untuk membantu sosialisasikan akan pentingnya kebutuhan data kependudukan ini.

“Orang yang sengsara itu yaitu mereka yang tidak memiliki dokumen kependudukan bukan hanya tidak punya uang dan tidak punya makanan, karena di era globalisasi ini menjadi tuntutan yang sangat serius contohnya untuk mengajuan BPJS, untuk melamar pekerjaan,  dan lainya, orang yang punya duit belum tentu bisa bekerja, tapi orang yang punya KTP bisa punya duit dan bisa bekerja” Papar Wahyu

Agenda yang sangat penting saat ini adalah menjelang pilkada 2018, dan adanya pemilu 2019 yang akan datang, dimana syarat pemilihanya harus menggunakan KTP elektronik (E-KTP) dan E-KTP ini hanya bisa di lakukan apabila yang bersangkutan  sudah melakukan perekaman.

Dari tingkat kemetrian pusat dan tingkat Rt harus bersinergi dalam hal keseriusan untuk membuat pendataan kepada masyarakat, untuk itu Disdukcapil menyelenggarakan DARLING (Kendaraan Keliling) untuk kemudahan masyarakat di seluruh Kabupaten Bandung Barat.

Wahyu Menambahkan, dalam hal pengadaan dan pembaharuan data kependudukan, Negara harus hadir pada masyarakat dalam hal ini oleh Disdukcapil. Maka saat pelayanan Disdukcapil dengan DARLING di lokasi terdekat, secepatnya masyarakat  hadir karena tidak di pungut biaya. Data masyarakat yang sudah dilakukan Rekam adalah 95,6 persen namun dirinya belum puas karena masih ada 52 ribu lagi yang belum di rekam dari sekitar 1 juta 133 ribu jumlah masyarakat di KBB

Inovasi yang sudah dilakukan selain DARLING berikutnya adalah BINGKISAN CERMAT yaitu saat terjadi kelahiran pada bayi, maka Bayi itu akan mendapatkan sekaligus 3 Data kependudukan yang di sebut dengan 3 in 1. Pelayanan kepada bayi tersebut yaitu akan mendapatkan sekaligus tiga data kependudukan yaitu  Akte Kelahiran,  kartu keluarga (KK), dan kartu identitas anak (KIA) dengan ketentuanya 0 tahun hingga 17 thn kurang  1 hari para anak menggunakan KIA (Kartu Indentitas Anak), lalu setelah masuk 17 Tahun baru berhak memiliki E-KTP.

“Untuk kedepanya akan ada petugas registrasi desa yang akan keliling namun sedikit hambatanya selama ini adalah seputar alat rekam karena produk alat rekam yang ada ini, sudah lama yaitu produk sejak 2012 belum ada pembaharuan, Namun untuk kedepanya Pemda KBB melalui persetujuan DPRD tahun ini rencana akan membeli 5 alat rekam untuk 5 dapil yaitu untuk menghindari hal-hal yang menjadi gangguan kedepanya. Tambah Wahyu. (Adn/Hri)

71total visits,1visits today

Komentar

News Feed