oleh

Menang di Pengadilan, Haji Kosasih Laporkan Balik Oknum Notaris Yang diduga Penipu

Link Banner

Kota Bandung, BANGBARA – Haji Kosasih Dermawan pemilik Obyek Wisata (OW) Ciwangun Indah Camp (CIC) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melaporkan perihal dugaan penipuan yang dilakukan oleh salah satu oknum Notaris.

Haji Kosasih panggilan akrabnya ini, sempat mengalami gejolak kasus hukum soal pertanahan miliknya, yang terjadi sejak 2013 yang lalu.

Link Banner
Link Banner

Menurutnya, tanah milik nya ini dianggap pernah menjualnya kepada salah seorang berinisial H warga Bekasi, padahal pihaknya tidak pernah menjualnya kepada siapapun.

“Ada akta notaris jual beli palsu yang menetapkan tanah saya menjadi milik H, padahal saya tidak pernah mengenal orang itu, dan tidak pernah menjual tanah dengan siapapun” Jelas Haji Kosasih di Pengadilan Negri Bandung, Jumat, (13/9/2019).

Foto/Addien

Setelah enam tahun lamanya, akhirnya Haji Kosasih sudah bernafas lega dan dinyatakan oleh hakim menolak esepsi tergugat 1 dan turut tergugat dalam hal ini mengabulkan gugatan penggugat. Dan kini semua aset Haji Kosasih kembali ditanganya.

“Alhamdulillah kasus sejak 2013 yang lalu sudah selesai, dan saya memenangkan dalam pengadilan kemarin (Rabu 15 Agustus 2019/Red) di Pengadilan Negeri Bekasi” ungkapnya.

Kondisi ini terjadi bersamaan dengan dirinya saat mencalonkan diri sebagai balon pasang Bupati dan Wakil Bupati bersama Aep Noerdin pada 2013 yang lalu.

Dari cuplikan isi dokumen notaris palsu tersebut tertulis ungkapan penitipan yang di buat dalam akta Notaris tersebut bahwa dinyatakan pada hari Rabu, Tanggal 8 Mei 2013 pukul 23.45 Wib, telah ada pertemuan antara notaris M ini dengan Haji Kosasih dan dihadiri saksi-saksi di Bekasi.

“Dihari itu jam 3 sore saya ada di Bandung Tv acara debat kandidat balon pasangan Bupati saat itu,hingga selesai jam 23.00 Wib, jadi mana mungkin ada pertemuan malam itu di Bekasi, ini jelas ada pihak yang ingin menguasai tanah saya” kata nya.

Baca Juga,  Guru Fungsional di KBB Menjadi Struktural Ternyata Tidak Mudah, Bagaimana Nasib Murid Jika Ditinggal Guru?

Jadi menurutnya hal ini adalah pernyataan yang keliru dan sebagai surat notaris palsu. Sehingga keputusan pengadilan berpihak kepada sang pemilik CIC ini.

Kasus telah terselesaikan pada 15 Agustus 2019 yang diputuskan oleh Hakim ketua Syofia Marlianti Tambunan, S.H.,M.H. dan H.Muhammad Anshar Majid, S.H., M.H. dengan Nomor 589/Pdtg/2018/PN Bks Pengadilan Negeri Bekasi.

Dibantu oleh 2 orang pengacara Haji Kosasih Fahrul Siregar, S.H, M.H dan Suryanata K Purba, S.H, dari kantor hukum Siregar Purba & Rekan Jalan Kolonel Masturi, Cisarua, KBB.

Haji Kosasih (tengah) bersama kedua pengacaranya. Jumat, (13/9/2019). Foto/Addien

Karena merasa namanya tercoreng lantaran kasus akta notaris jual beli palsu ini, sehingga Haji Kosasih melaporkan balik kepada Polda Jabar dengan berbagai tuntutan kepada oknum Notaris tersebut, beserta H yang bersangkutan.

Namun saat pengajuan tuntutan tersebut masih dalam proses persidangan, tiba-tiba terdapat kabar keluar SP3 yang keluarkan oleh penyidik Polda jabar, sehingga menjadi pertanyaanya kenapa ada SP3.

“SP3 terlalu prematur, Ini belum berjalan untuk mengambil keputusan, malah sudah keluar SP3 dari Polda, ada yang aneh” tuturnya.

Untuk melengkapi data kebohongan oknum notaris H, pihaknya mencantumkan berkas pengadilan Cibinong dengan kasus yang serupa terjadi oleh sorang wanita.

Namun Ia menganggap bahwa berkas penipuan notaris H tidak di respon sama sekali, bahkan malah mengeluarkan SP3 pada kasus ini.

“Saya sudah memberikan dokumen korban lain yang sama seperti saya di PN Cibinong. Namun sama penyidik tidak di gubris. Saat proses sidang berjalan di SP3 dengan alasan bahwa itu tidak ada unsur pidana.” tambahnya.

Hingga kini Haji Kosasih sangat berharap oknum notaris M dan H sang direktur di salah satu perusahaan itu, dapat di berikan hukuman agar tidak terjadi korban-korban berikutnya.

Baca Juga,  KBB Segera Berikan Sanksi Tegas Bagi Yang Melanggar Protokol Kesehatan, Ini Dia Sanksinya

(Adn)

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner
Link Banner
Link Banner

Komentar

News Feed