oleh

Masyarakat Selatan KBB,Tagih Janji Bupati

 

Jembatan yang ambles diterjang banjir bandang di Kampung Bonceret dan Pabuaran, Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB)

CILILIN, BBPOS – Jembatan di Kampung Bonceret dan Pabuaran, Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang ambles diterjang banjir bandang sudah hampir tiga tahun sampai hingga kini belum diperbaiki. Hal itu membuat aktivitas masyarakat terhambat lantaran jembatan hanya bisa dilintasi pejalan kaki.

Menurut pantauan BBPOS dilapangan, jembatan sepanjang hampir 20 meter, lebar 3 meter tersebut ambles dengan posisi badan jembatan miring. Sebagian besar beton jembatan sudah tergerus, sehingga kini hanya menyisakan rangka-rangka besi. Sementara itu, jembatan hanya disambung dengan jembatan bambu sepanjang 5 meter lebih. Soalnya, amblesnya jembatan tersebut membuat salah satu ujung jembatan bergeser mundur.

Menurut Ketua BPD Desa Rancapanggung Ade Zaenal Aripin, saat ini pihak desa selalu bersiaga saat hujan turun,”upaya upaya desa saat ini, akan membangun beronjong untuk menahan air yang cukup deras” tutur Ade Zaenal Arifin. Rabu, (15/11/2017).

Ia menjelaskan, dengan ambruknya jembatan penghubung antar dua kampung ini di media sosial menjadi ramai, yang berdatanganpun dari berbagai elemen, “ada yang hanya selfie, segala rupa yang datang, calon bupati, ada dewan, ya, hanya dipakai sarana sosialisasi” jelas Ade.

Ade menambahkan, informasi yang diterima kemarin, bantuan dari provinsi dan dari kabupaten sudah ada RAB nya akan tetapi pihak desa tidak bisa menginformasikan kepada masyarakat karena akan takut menagih,”Kemungkinan peluang sudah ada dari Bankeu Gubernur dan Provinsi, sehingga harus melangkah ke DPRD”tambahnya.

Menurut Ade, pihak dewan sudah ketuk palu dan ditandatangani bahwa akan masuk di tahun 2018, “secara pribadi saya sudah berbicara melalui via seluler dengan salah satu anggota dewan Tedy dari praksi partai hanura, bahkan beliau menyatakan dibulan 3 sudah mulai tender, artinya 90 persen sudah pasti terealisasi.”pungkasnya.

Disisilain menurut Deden salah satu masyarakat, dirinya merasa kecewa akan janji Bupati yang tidak ditepati, “Pa bupati berbicara di depan masyarakat pada awal terjadinya jembatan ambruk, akan memberikan bantuan sebesar satu miliar, siapa yang peduli kepada masyarakat” tutur Deden. (wit)

 

Editor : Addien

163total visits,1visits today

Komentar

News Feed