oleh

Mantab, Ada Sesuatu di Karang Taruna KBB Jadi Contoh di Jabar, Bahkan Indonesia

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Ketua Karang Taruna (KT) Jawa Barat (Jabar) Subchan Daragana, memberikan pujian kepada KT Kabupaten Bandung Barat (KBB) atas kontribusi yang diberikan hingga KT Jabar berhasil meraih tiga penghargaan di tingkat Nasional.

Hal ini diungkapkan Subchan yang ditemui disela acara pelantikan Tiga Satgas (Satuan Tugas) KT KBB di Lapangan Komplek Perkantoran KBB, kawasan Ngamprah, Senin, (30/11/2020).

“Tiga kali berturut-turut kita mendapat penghargaan di tingkat Nasional, dimana salah satunya KT KBB di Giri Harja Cipatat KBB yang dinobatkan sebagai KT terbaik Tingkat Nasional,” ujar Subchan yang juga merupakan Ketua Karang Taruna, dan Ketua Garda Sakti Sekata Jabar ini.

Ketua Karang Taruna Jawa Barat, sekaligus Ketua Garda Sakti Sekata, Subchan Daragana.
Ketua Karang Taruna Jawa Barat, sekaligus Ketua Garda Sakti Sekata, Subchan Daragana.

Subchan juga menyebut dengan prestasi tersebut KT KBB dipertaruhkan menjadi indikator untuk tingkat nasional, hingga harus menjadi teladan bagi masyarakat.

Hal lain yang turut mendapatkan apresiasi dari Subchan adalah pembentukan Satgas Jurnalistik, Satgas Anti Narkoba dan Satgas Pasus, yang mana pembentukan Satgas tersebut merupakan yang pertama kali di Indonesia.

“Saat ini kita butuh anak muda kuat dan jadi teladan. Dan di Indonesia ini, KBB jadi yang pertama dengan dibentuk dan dilantiknya 3 unit sekaligus berharap ini dapat menjadi embrio pada Nasional. Saya berharap ini bisa dipertahankan, apa yang sudah diwujudkan harus di support”, ucapnya.

Ujang Rohman, selaku Ketua KT KBB menyebutkan pembentukan 3 unit KT tersebut adalah menjadi bagian dari Satuan Bakti Serbaguna Karang Taruna (Sakti Sekata) berupa para pemuda yang dilatih secara khusus agar siap terjun ke masyarakat menyebarkan fungsi sosial dari KT.

“Yang mendaftar untuk bergabung dengan Sakti Sekata ini ada sekitar 187 orang, namun setelah diseleksi dengan penilaian yang ketat, akhirnya yang berhasil lolos sebanyak 128 orang”, jelas pria yang akrab disapa Ujro ini.

Baca Juga,  Dinkes KBB Mulai Distribusikan 3.960 Vaksin Sinovac

Menurut Ujro dibentuknya 3 Unit Satgas tersebut mempunya fungsi dan tugas yang berbeda-beda di dalam masyarakat.

Ketua Karang Taruna KBB, Ujang Rohman (Ujro).
Ketua Karang Taruna KBB, Ujang Rohman (Ujro).

“Unit Satgas Jurnalis bertugas menginformasikan potensi lokal, dan menyangkal hoax di masyarakat. Lalu Unit Satgas Pasus bertugas mencontohkan kepimpinan pada pemuda di Desa, agar dapat menjadi pemuda yang berkarakter, berdedikasi tinggi, yang diharapkan akan menjadi tauladan”, terang Ujro.

Untuk Unit Satgas Anti Narkotika sendiri menurut Ujro bertugas untuk mencegah dan mendampingi segala yang terjadi di masyarakat terkait Narkoba dan mencegah masuknya Narkoba ke pelosok di KBB.

“Bagi yang tidak lolos harus mengikuti pelatihan selanjutnya yang rencananya akan diadakan setahun 2 kali. Saya berharap mereka yang sudah di didik, dan dilatih, dibina, baik mental dan intelektual ini, dapat mengimplementasikan apa yang sudah didapatkannya ini di masyarakat”, tegasnya.

Asisten 1 Bidang Administrasi Pemerintahan KBB, Imam Santoso, yang mewakili Pembina KT KBB Aa Umbara Sutisna untuk melantik anggota Tiga Satgas KT tersebut, menyambut baik kegiatan dan program KT tersebut.

“Memang harus seperti itu peran pemuda, karena di era globalisasi ini, peran pemuda sangat penting, salah satunya dalam menangkal radikalisme dan terorisme”, ucapnya.

Kepala BNN KBB, Julian.
Kepala BNN KBB, Julian.

Hal senada diungkapkan Julian selaku Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) KBB yang baru, yang mengungkapkan dirinya mendukung pembentukan Satgas Anti Narkotika ini supaya permasalahan Narkoba di KBB bisa teratasi.

“Mereka ini menjadi ujung tombak dan menjadi perpanjangan tangan Pemerintah dan BNN, karena masalah narkotika ini sudah menjamur dan menjadi tanggung jawab bersama terutama dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) supaya bisa meminimalisir para bandar dan sindikat”, ungkapnya.

Baca Juga,  Suasana PPKM Masih Banyak Pelanggaran di Lembang, Satpol PP Terus Lakukan Sosialisasi

Julian juga menyebut bahwa pihak BNN sendiri sudah mempunyai beberapa program terkait mengatasi permasalan Narkotika ini, diantaranya Desa Bersinar (Bersih Narkotika), Sekolah Bersinar, dan untuk lingkungan kerja dengan program Bang Wawan ( Pembangunan Berwawasan Anti Narkotika).

“Saya juga berharap media bisa membantu mensosialisasikan kepada warga masyarakat, yang jadi korban Narkoba dan ingin sembuh bisa datang berobat ke BNN KBB, karena akan diobati secara gratis. Semoga KBBke depan bersih Narkotika”, pungkasnya.

 

Reporter: Mohammad Addien/Abdul Kholilulloh
Editor: Guntur Priyo

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Komentar

News Feed