oleh

Mampu Kembangkan Ekraf, Pemkot Bandung Segera Bikin Pojok Bandung di Jerman

Link Banner

Bandung, BANGBARA.COM. – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal membuat Pojok Bandung di Kota Braunschweig, Jerman, karena dinilai mampu mengembangkan Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Pariwisata Kota Bandung di tingkat Internasional.

Hal ini sesuai usulan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) untuk Hamburg, Jerman, Ardian Wicaksono saat berkonferensi video dengan Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana yang menyebutkan bahwa Kota Bandung dan Braunschweig telah menjadi Sister City selama 60 tahun.

Link Banner

“Sangat menarik kita bisa menampilkan produk-produk unggulan UMKM Kota Bandung. Sudah ada arahan secara tertulis dari Pak Sekretaris Daerah (Sekda) melalui Surat Edaran kepada perangkat daerah mengenai kebutuhan kerja sama dengan memanfaatkan kerja sama Sister City ini”, ujar Yana di Bandung Command Center (BCC) Balai Kota Bandung, Rabu (29/07/2020).

Yana mengharapkan dalam waktu dekat ini bisa menyusun rencana dan implementasinya sehingga dapat segera di realisasikan saling menguntungkan bagi semua pihak.

Sementara itu, Konjen RI untuk Hamburg, Ardian Wicaksono menilai kerja sama antara Kota Bandung dengan Kota Braunschweig selama ini sudah terjalin sangat baik, sehingga diharapkan pada masa pandemi Covid-19 ini ada kesempatan dan peluang baru untuk melakukan kerja sama baru.

“Bertepatan dengan peringatan ke-60 Sister City Bandung-Braunschweig, kami siap membantu dalam memfasilitasi kerja sama Kota Bandung dengan Braunschweig. Idenya sangat menarik, akan kami koordinasikan ke Pemkot Braunschweig”, ungkap Ardian.

Sister City Bandung-Branunschweig sendiri pada Juni 2020 memasuki usia ke-60. Namun karena adanya pandemi Covid-19, peringatan ditunda dan baru akan dilaksanakan pada tahun 2021, dimana nantinya akan ada peresmian jembatan dengan nama Kota Bandung di Braunschweig.

Sumber: Humas Kota Bandung

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner
Link Banner
Baca Juga,  3 Bulan Pendamping PKH dan Kades Ini Rawat Warga Yang Sakit, Akhirnya Mak Epon Tutup Usia

Komentar

News Feed