oleh

KPID dan Diskominfo, Sosialisasikan Perijinan Radio Komunitas

 

Muhammad Saipul Rohman, Koordinator Bidang Infrastruktur KPID Jawa Barat

NGAMPRAH, BBPOS – Radio Komunitas (Rakom) Sebagai mitra pemerintah dalam hal informasi publik, masih belum diakui eksistensinya oleh Masyarakat Bandung Barat. Peralihan teknologi dari Media Elektronik dan media yang lainya yang kini berkembang, menjadikan Rakom harus ekstra keras agar lebih komunikatif kepada Masyarakat.

Selain dari kreatifitas Rakom, keberadaan Perijinan Radio Lokal yang ada di Bandung Barat pun menjadi perhatian Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat. Hal ini disampaikan Muhammad Saipul Rohman, Koordinator Bidang Infrastruktur KPID Jawa barat pada acara Sosialisasi Radio Komunitas Tahun Anggran 2017, berlokasi di Wisata Kuda Pakuhaji Ngamprah Bandung Barat, Jumat (24/11/2017).

Saipul yang sekaligus sebagai Narasumber dalam acara itu mengatakan, Rakom yang berada di Bandung Barat ini, ada yang baru mengudara ada juga yang sudah tidak mengudara lagi. Ini membuktikan eksistensinya belum diakui oleh masyarakat luas. Kegiatan Sosialisasi yang di adakan Oleh Pemda KBB adalah langkah kongkrit untuk memberi motivasi kepada semua Rakom yang ada di KBB, ” Data KPID rakom yang pernah memproses itu sepuluh rakom dan yang sudah mendapat persetujuan baru lima rakom, diharapkan melalui acara ini bisa mengurus izin sesuai dengan prosedur yang berlaku,” katanya.

Salah satu Peserta dari Radio Pesona Asep Achmad (Ibo Valentino) menyampaikan kepada BBPOS bahwa Kendala peletakan frekuensi yang terjadi pada Rakom ini sudah sejak dari dulu sudah menjadi persoalan yang tidak berujung karena hak pembatasan Frekwensi yang Rakom terima sangat sedikit yaitu di 107,7 sampai 107,9 saja. “ Saat pembatasan Frekuensi ini membuat saling bertabrakan gelombang, dari satu radio ke radio yang lain sehingga radio yang ada ini menjadi terbatas kreatifitasnya” ucap Ibo

Sementara itu Ludi Awaluddin Kepala Diskominfo mengatakan, kegiatan ini selalin sosialisasi juga bertujuan silaturrahmi antar radio dan juga Pemda, ”Rakom sebagai sarana media yang strategis di era digital yang harus dipelihara untuk sosialisasi informasi ke masyarakat karna perannya sama dengan media cetak dan online,” jelasnya.

Sosialisasi yang di laksaknasakan setelah Shalat Jumat itu bertemakan Destimasi Informasi dengan Media Radio Komunitas Untuk Bandung Barat tahun anggaran 2017, di hadiri oleh KPID Jawa Barat, Diskoinfo, dan Puluhan Rakom di Bandung Barat. (Adn/Hri)

 

117total visits,1visits today

Komentar

News Feed