oleh

Komunitas J-Balad Geram Karena Kehadiran Kelompok J-Balad Palsu

Padalarang, BANGBARA.- Sepekan ini jagat maya pada media sosial digemparkan oleh keberadaan Komunitas J-Balad palsu yang menjadi pembicaraan tajam dan membingungkan para anggota J-Balad itu sendiri.

Silmy, salah satu anggota komunitas J-Balad sempat mempertanyakan hal ini kepada ketua J-Balad Arie Jauhari yang beranggapan J-Balad ini memiliki akun Facebook yang barunya.

“Yang saya tau komunitas j-balad selalu aktif dalam bidang sosial, dan saya tidak pernah bergabung dengan organisasi apapun apa lagi yang berbau politik. Tapi saya lihat di Facebook kenapa J-Balad jadi kelompok pemilihan kepala desa, saya jadi bingung” terang Silmy saat belum mengetahui bahwa akun itu akum palsu, Senin, (28/10/2019).

Silmy pun memaparkan kalau pihaknya hanya melihat beberapa status kegiatan kelompok J-Balad yang disebut palsu olehnya ini, melalui status akun ini, dan foto-foto yang dipajangnya.

Penelusuran mulai diperdalam kembali dengan menghubungi akun tersebut, dan beberapa anggota J-Balad yang di kabarkan oleh Silmy ini mencoba menguhungi pemilik akun ini.

Nampak pada status akun tersebut beberapa kegiatan para pendukung pencalonan kepala desa di salah satu desa di Kabupaten Bandung Barat (KBB), dengan menggunakan kaos seragam warna merah yang bertuliskan, dan berlogo J Balad, namum berbeda bentuk logonya.

Selang beberapa saat kemudian, setelah dihubungi akun facebook bernama J Balad yang memajang foto Presiden pertama Soekarno ini, langsung berubah tanpa ada gambar dan keterangan status lagi, karena seperti sudah dihapus pemiliknya.

Akun jbalad palsu
Akun jbalad palsu nampak sudah tidak ada gambar lagi.

Ketua J-Balad Arie Joehari menyampaikan kepada Bangbara, bahwa pihaknya sangat menyayangkan, karena hal ini sudah membuat para anggotanya bingung dengan keberadaan kelompok J Balad yang dianggap palsu itu.

Baca Juga,  Tim Relawan TransAkur Ikut Distribusikan Air Bersih

“Ini ijin Menkumham kami, semua sudah jelas kok dan kami resmi (Sambil menunjukan surat-surat resmi perijinan J-Balad) Kami selalu bergerak dibidang sosial, dan tidak pernah masuk keranah politik. Dan ini saya akan usut” tegas Arie saat ditemui Bangbara.

Hingga kabar ini dilansir, pihak pemilik akun dan logo yang menyerupai J Balad tersebut belum dapat dihubungi. (Adn)

Komentar

News Feed