oleh

Kisah Syiar Islam Guru Besar Mursyid Abah Gaos Dari Pesantren Sirnarasa Diangkat Kedalam Film

Link Banner

Ciamis, BANGBARA.COM. – Guru Besar Mursyid Pondok Pesantren Sirnarasa, Desa Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Syekh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Al Qodari atau yang juga akrab disapa Abah Gaos, telah menarik minat para sineas muda untuk mengabadikan kisah perjuangannya dalam syiar Islam kedalam sebuah Film.

Sosok fenomenal ini dikenal karena metode Manaqiban yang mampu menyembuhkan penyakit hati dan jiwa. Ribuan warga dari berbagai daerah, mulai dari pejabat, warga biasa,hingga korban narkoba setiap hari berdatangan untuk berdzikir bersama di Pesantren Tarekat Sufi miliknya ini.

Metode Manaqiban sendiri adalah konsep untuk membersihkan jiwa agar lebih bisa mengontrol emosi dan pikiran. Terutama bagi orang yang dalam kondisi terguncang, mengalami keresahan, termasuk para korban narkoba.

Begitu fenomenalnya sosok Abah Gaos, hingga akhirnya Forum Film Cimahi tertarik untuk mengangkat sosoknya sebagai tokoh utama dalam film garapan mereka yang akan segera di mulai dalam rentan satu bulan ke depan prosesnya.

Syiar nya ini dimuat dalam film yang akan mengambil judul Cahaya Medal Dari Gunung Sawal yang di Sutradarai oleh Tj. R. Natadijaya ini, akan menceritakan perjalanan Abah Gaos mulai dari kecil hingga menjadi Mursyid atau Guru Besar dalam memperjuangkan Syiar Islam dengan Metode Tarekat Sufi.

Raka Noor Wicaksono, yang merupakan Produser Forum Film Cimahi mengatakan bahwa untuk mendukung film ini akan lebih banyak menggunakan talenta dari daerah, terutama lingkungan Pesantren.

“Untuk pemilihan telent ini kita mengalami beberapa kesulitan. Pertama mengusung konsep artis, tapi akhirnya mengundurkan diri karena berat memerankan sosok Abah. Akhirnya kita pakai talent lokal karena nilai plusnya kita bisa menemukan bakat baru”, jelas Raka.

Ide mengangkat kisah perjuangan Abah Gaos dalam Film ini disambut dengan antusias masyarakat dan pihak Pesantren sendiri, karena sosok Abah Gaos diyakini akan bisa memberikan inspirasi.

Baca Juga,  TNI dan Polri Lakukan Shalat Ghaib Atas Wafatnya Almarhum KH Maimun Zubair

“Ini salah satu cara untuk menginformasikan pada halayak umum, karena kalau bentuk buku hanya komunitas tertentu saja yang minat baca. Dari pihak yayasan tidak ada syarat tertentu, semua tergantung Abah. Yang penting sesuai dengan cerita sebenarnya”, ungkap Gus Sholih Anwar Saefurijal, yang merupakan Ketua Yayasan Pesantren Sirnarasa. Selasa, (10/12/2019).

Ia berharap dengan adanya Film ini akan bisa menggambarkan secara jelas siapa dan bagaimana perjuangan Abah Gaos dalam Dakwah dan Syiar Islam. (Gtr)

 

 

Komentar

News Feed