Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
1,691,658
+5,285
Meninggal
46,349
+212
Sembuh
1,547,092
Active
98,217
Last updated: 6 Mei 2021 - 3:42 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 1,691,658 +5,285 new today Meninggal 46,349 +212 new today Sembuh 1,547,092 Active: 98,217 Last updated: 6 Mei 2021 - 3:42 am (+07:00)
Link Banner
176

Ketemu Bamsoet, Wabup Hengki Siapkan Rencana Investasi Pengembangan Pariwisata di KBB

  • Bagikan
Wabup KBB Hengki Kurniawan saat bertemu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di Jakarta, Kamis (18/02/2021).
Wabup KBB Hengki Kurniawan saat bertemu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di Jakarta, Kamis (18/02/2021).

Jakarta, BANGBARA.COM. – Wakil Bupati (Wabup) Hengki Kurniawan berencana membuka investasi untuk pembangunan Sirkuit Balap dan pengembangan Pariwisata di daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB).

“KBB memiliki panorama alam yang indah, hingga sangat cocok dikembangkan menjadi salah satu kawasan Sport Automotive Tourism di kawasan Jawa Barat pada khususnya, maupun Indonesia pada umumnya. Saya meminta pak Bambang untuk mau ikut berinvestasi”, ujar Hengki saat dihubungi usai bertemu dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo , di Jakarta, Kamis (18/02/2021).

banner 350x350

Keinginan Hengki ini bak gayung bersambut, karena Bambang Soesatyo menyebut olahraga jenis road race, motocross, hingga grasstrack sangat cocok dikembangkan di Bandung Barat.

Wabup KBB Hengki Kurniawan saat bertemu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di Jakarta, Kamis (18/02/2021).
Wabup KBB Hengki Kurniawan saat bertemu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di Jakarta, Kamis (18/02/2021).

“Kehadiran sirkuit balap, selain bisa menunjang pariwisata, juga bisa memfasilitasi anak-anak muda Bandung dan daerah sekitarnya agar tak lagi menggelar balapan liar di jalan raya”, ujar pria yang akrab disapa Bamsoet ini.

Selain terkait sirkuit balap, Bamsoet juga menyebut bahwa KBB juga memiliki potensi pertanian dan peternakan yang bisa dikembangkan lebih jauh, untuk menunjang sektor pariwisata yang saat ini sedang menurun akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan data tahun 2019, 3 sektor utama Pariwisata di KBB yakni Hotel menyumbang Pendapatan Daerah mencapai Rp18 miliar, Restoran Rp26 miliar, dan Hiburan Rp4 miliar. Walaupun di tahun 2020 menurun hingga 5 persen, yakni dari Hotel hanya mencapai Rp9 miliar, Restoran Rp17 miliar, dan Hiburan Rp1 miliar.

Bamsoet menyebut komposisi demografi penduduk KBB yang 30 persennya diisi kalangan muda, sangat menjanjikan untuk mengembangkan sektor pertanian dan peternakan, terlebih Gubernur Ridwan Kamil juga memiliki program Petani 4.0 yang bisa disinergikan dengan Pemerintah KBB.

Baca Juga,  2 Kecamatan di KBB Masuk Zona Merah Covid-19, Ini Langkah Antisipasi Pemda KBB

“Tinggal mencari lima ribu petani milenial, masing-masing mendapatkan lahan seluas dua ribu meter persegi dari Pemda Jawa Barat, pinjaman modal usaha dari Bank Jabar, serta berbagai fasilitas pelatihan lainnya, maka akan jadi program yang sempurna”, pungkasnya.

Penulis: Guntur Priyo

banner 350x350
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan