oleh

Kesejahteraan Guru PAUD di Bandung Barat Memprihatinkan

BANDUNG BARAT – Kesejahteraan para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bandung Barat, selama ini sangat memprihatinkan serta jauh dibawah standar. Bahkan, nilai honor yang didapat bagi para guru PAUD perbulannya pun sangat tidak mencukupi dan sangat jauh dari UMP.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bandung Barat, Jalaludin mengaku pihaknya akan mengusulkan kepada Pemda agar semua PAUD bisa mendapatkan intensif tersebut.

“Kami juga terus berpikir, bagaimana kesejahteraan guru PAUD ini bisa terlayani. Mudah- mudahan saja nanti kedepan semua guru PAUD ini bisa terpenuhi kebutuhannya,” tuturnya di Lembang, Senin (21/11/2016).

Jalaludin mengungkapkan, pemerintah pusat sudah mengucurkan dana untuk guru PAUD. Hanya saja tidak semua guru bisa mendapatkannya. Dia menyebutkan, dari jumlah 5.000 guru PAUD di Kabupaten Bandung Barat, baru 385 orang yang sudah mendapatkan intensif tersebut.

“Baru guru TK saja yang sudah diberikan kompensasi Rp500 ribu per tahun. Namun memang, sekarang kami juga akan usulkan untuk menambah intensif bagi guru-guru PAUD lainya, termasuk untuk Satuan Paud Sejenis (SPS) yang yang berada di setiap RT-RW,” terangya.

dirinya enjelaskan, setiap tahunnya terjadi penambahan lembaga PAUD. Berdasarkan data terakhir jumlah PAUD di KBB mencapai 1.026 lembaga.

Menurutnya, dengan semakin banyaknya lembaga PAUD, secara otomatis akan menambah jumlah guru yang bekerja secara sukarela. melihat fenomena tersebut, Disdikpora KBB akan lebih memperhatikan lembaga PAUD termasuk lemabag pendidikannya.

“Coba bayangkan, sekarang murid-muridnya saja sudah mencapai 20.500 orang. Maka dari itu, meskipun perlahan tapi pasti kita tetap akan terus memperhatikan para guru PAUD, termasuk juga kebutuhan fasilitas yang nanti kaan ditambah,” ungkannya.

Dengan terealisainya kebutuhan guru paud nantinya, dirinya berharap agar guru PAUD dapat menjadu tenaga pendidik yang profesional. “Jujur saya terharu dengan semangat teman-teman pengajar di lapangan, jadi karena itu tidak ada alasan untuk tidak memperhatikan guru PAUD,” ungkapnya. (bie) POJOKJABAR

94total visits,1visits today

Komentar

News Feed