oleh

Kepsek Baru SDN 1 Cisomang Gerakan Makan Telur Untuk Siswa

Link Banner

Cikalongwetan, BANGBARA – Jujun Junaedi,S.Pd.I Kepala Sekolah (Kepsek) yang baru saja menjabat di SDN 1 Cisomang ini, membuat gerakan makan telur bagi ratusan siswa nya.

Program makan telur bersama ini bukan hanya dilaksanakan di SDN 1 Cisomang, karena hal ini merupakan kegiatan yang sudah ditentukan oleh Dinas Pendidikan.

Link Banner
Link Banner

Berikut juga dengan sekolah lain yang berada di seluruh Kecamatan Cikalongwetan, bahkan seluruh Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kegiatan makan telur ini merupakan gerakan peningkatan gizi bagi seluruh murid di sekolah, yang diberi nama ‘Gerakan Gemar Makan Telur’.

Foto/Asep

Sebelum pencanangan makan telur rebus di mulai, para pelajar SDN 1 Cisomang ini melakukan kegiatan senam kesehatan jasmani terlebih dahulu, yang selalu dilaksanakan setiap hari sabtu sebelum masuk kelas.

Para siswa nampak tidak sabar, kemudian telur dibagikan melalui wali kelas masing-masing. “Bu boleh nambah telurnya? ” tanya salah satu siswa kepada sang Ibu Wali kelas dibalas senyuman.

Beberapa siswa juga mengaku senang makan telur rebus selain memiliki kandugan protein dan vitamin tinggi, memang telur banyak disuka oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala Sekolah Jujun Junaedi menyampaikan kepada Bangbara.com, bahwa kegiatan ini akanbterus dilakukan demi meningkatkan daya rangsang otak pada anak.

“Selain mereka suka, namun kadang untuk fokus konsumsinya tidak di rutinkan, sehingga ini harus terus dilakukan agar meningkatkan kecerdasan otak, dan cepat menangkap materi pelajaran yang diberikan guru” jelas Kepsek baru ini, Sabtu, (14/9/2019).

Robiah salah satu guru SDN 1 Cisomang ini juga sangat setuju dengan kegiatan yang rencana akan dirutinkan oleh Kepsek, karena melihat para Siswa siswi ini terlihat sangat menyukai nya.

“Setuju sekali, senang aja melihat anak-anak makan telur nya lahap. Dan gizi dalam kandungan telur ini akan membantu perkembangan otak mereka” paparnya.

Baca Juga,  Alhamdulillah Setelah Melalui Rapid Test, 21 Warga Baloper Padalarang Negatif Covid-19

Salah satu guru honorer Asep Nugraha Erwin juga menambahkan, melihat anak-anak ini ada yang minta telurnya lagi, karena dibatasi, sehingga hanya dibagikan masing-masing anak hanya satu.

“Saat ini kesadaran anak di lingkungan sekolah kami untuk mengkonsumsi makanan tersebut sangat kecil, meskipun mereka suka. Mungkin karena tidak dibuat rutin seperti ini. Dan sekarang terbukti tingkat kesehatan anak disini sejauh ini sudah meningkat.” tambahnya.

(Adn/Asp)

Editor : Mohammad Addien

Data Corona Indonesia Selengkapnya Klik di Sini

Link Banner
Link Banner
Link Banner

Komentar

News Feed