oleh

Kematian Rebecca Menyedot Perhatian Masyarakat

PARONGPONG, BBPOS – Terungkapnya jasad kerangka manusia, Rebecca Leoni Wakanno, perempuan berusia 54 tahun, yang sudah meninggal dan menjadi kerangka berbulan-bulan tersebut, menyedot perhatian masyarakat, serta pihak Yayasan Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB). Kamis (8/2/18).

Pihak Anggota Yayasan GPIB dan warga setempat, ikut berdatangan mengunjungi rumah korban Rebecca yang hilang berbulan-bulan, yang tinggal di lokasi penemuan kerangka manusia di Kampung Mekarwangi, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dan korbanpun di kenal sebagai sosok yang sangat baik, namun tertutup, dan Anti Sosial.

Link Banner

Anggota Yayasan GPIB, diantar bersama warga dan aparat kepolisian setempat, mendatangi rumah Rebecca sambil melihat-lihat, dan ikut membicarakan soal kematian Rebecca, yang sudah berbulan-bulan menghilang tanpa kabar. Tak heran, kondisi ini membuat mereka penasaran untuk mengecek langsung ke lokasi kejadian.

Menurut seorang Anggota Yayasan GPIB, Ester Ambat, sekitar awal Desember lalu dirinya sempat berkomunikasi untuk mengajak korban main kerumahnya, namun tak kunjung datang.

“Beliau sudah sekitar lima tahun tidak pernah ke Gereja, dan sering menghilang tanpa kabar. Bahkan, ketika orang tuanya meninggal juga kita ga tau kondisinya” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sariwangi, Ade Bachrudin mengatakan, Pasca kejadian ini, dirinya mengaku kecolongan, dan akan lebih mengintensifkan lagi pelayanan kepada masyarakat. “Saya akan berusaha sering bersosialisasi kepada masyarakat, sehingga komunikasi antar warga tetap lancar” ucapnya.

Rumah tersebut hingga kini masih dipasangi garis polisi di bagian luar. Sedangkan Anjing peliharaanya terlihat lemah karena sudah lama tak ada yang merawat.

Sementara motif kematian korban hingga kini masih dalam penyelidikan petugas kepolisian setempat, karena masih menunggu hasil Visum dari Rumah Sakit Sartika Asih Bandung. (Adn-dn)

Link Banner

Komentar

News Feed