Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
3,127,826
Meninggal
82,013
Sembuh
2,471,678
Active
574,135
Last updated: 25 Juli 2021 - 12:08 pm (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 3,127,826 Meninggal 82,013 Sembuh 2,471,678 Active: 574,135 Last updated: 25 Juli 2021 - 12:08 pm (+07:00)
Link 

Banner
55

Kedua Tokoh Ini Bersikukuh, Bahwa Hari Jadi KBB Jatuh Pada 2 Januari, Lalu Bagaimana dengan 19 Juni?

  • Bagikan
Asep Permana (kanan) dan Adung (kiri) menunjukkan tanggal di prasasti yang ada di Gedung Pemda KBB. (foto: Addien).
Asep Permana (kanan) dan Adung (kiri) menunjukkan tanggal di prasasti yang ada di Gedung Pemda KBB. (foto: Addien).

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Polemik tentang Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat (KBB) antara tanggal 2 Januari atau 19 Juni masih terus menjadi pembahasan hangat di kalangan tokoh dan masyarakat KBB.

Polemik ini menjadi perdebatan sejak berdirinya KBB antara birokrat dan para pendiri KBB sendiri, yang ingin hari bersejarah berdirinya KBB ini menjadi penentuan pentingnya sebuah sejarah.

Dalam setiap diskusi warung kopi, sampai dengan forum resmi. Saat menjelang hari jadi KBB, yang ditetapkan pemerintah pada 19 Juni yang akan datang ini, menjadi bahasan intermezzo namun serius.

Asep Permana dan Adung, yang merupakan Tokoh Perjuangan Pemekaran dan juga Mantan Pejabat Pemda KBB ini menyebutkan, bahwa penetapan Hari Jadi KBB yang dikatakan pada tanggal 19 Juni itu haruslah ditinjau ulang karena bertentangan dengan UU No.12 tahun 2007.

“Seharusnya ditinjau ulang kembali Hari Jadi KBB. Kita coba flashback ke belakang pada UU No.12 tahun 2007 Terbentuknya KBB yang jelas itu ya tanggal 2 Januari 2007”, ujar Asep Permana yang didampingi Adung sambil menunjukkan bukti prasasti di Gedung Lobby Bupati Pemda KBB, Kamis (10/06/2021).

Prasasti Peresmian di Gedung Pemda KBB. (foto: Addien).
Prasasti Peresmian di Gedung Pemda KBB. (foto: Addien).

Pria yang akrab disapa Asper ini menyebut berdasarkan UU tersebut sudah jelas KBB terbentuk terhitung sejak tanggal 2 Januari 2007, terlepas belum terbentuknya Pemerintahan sendiri, karena masih ada pemdampingan dari Pemerintah Induk, yaitu Kabupaten Bandung.

“Sedangkan yang menyebut Hari Jadi KBB tanggal 19 Juni itu karena berdasarkan saat Pemerintah Provinsi mengangkat Pj Tjatja Koswara sebagai Bupatinya pada tanggal tersebut”, ungkap Asper yang diamini oleh Adung.

Asper mencontohkan tentang Hari Jadi Republik Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus oleh seluruh masyarakat Indonesia, sehingga Hari Jadinya adalah setiap tanggal 17 itu.

“Tanggal 17 Agustus 1945, saat Proklamasi dibacakan oleh Soekarno kan juga belum terbentuk Pemerintahan. Namun dengan ditanda tanganinya Proklamasi tersebut maka sejak saat tu dinyatakan Republik Indonesia telah lahir, dan setahun berikutnya nah saat 17 Agustus 1946 kan sudah diperingati sebagai Hari Jadi Indonesia”, jelas Asper.

Asper menambahkan dirinya dan rekan-rekan pejuang pemekaran KBB lainnya setuju jika dikatan hari lahir KBB adalah 2 Januari, bukan 19 Juni, karena berdasarkan UU No.12 tahun 2007 itu.

“Jadi kami sependapat dengan apa yang dikatakan Pak Jacob Anwar Lewi, Ketua Paguyuban Pejuang Pemekaran Peduli Kabupaten Bandung Barat (P4KBB), yang juga menyatakan bahwa Hari Jadi KBB sebenarnya adalah 2 Januari”, pungkasnya.

Pandangan berbeda dari salah satu pejabat birokrat yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, bahwa bicara hari jadi yang tepat adalah saat di dilantiknya Pj Tjatja Koswara saat itu yaitu tanggal 19 Juni 2007.

“Kalau saya pribadi sebaiknya tidak perlu diperdebatkan, tapi kalau perlu penjelasan, coba saya tanya waktu adanya UU 12 tahun 2007 itu apa sudah ada pemerintahan apa belum?, kan belum ada, yang ada hanya penetapan pembentukan”, ucap pejabat tersebut.

Prasasti Peresmian di Gedung Pemda KBB. (foto: Addien).
Prasasti Peresmian di Gedung Pemda KBB. (foto: Addien).

Dan Ia pun memastikan bahwa saat adanya pemerintahan di KBB, dipastikan hari jadi itu tepat nya sejak 19 Juni 2007 itu. Sehingga keluarlah Perda yang menjadi acuan para birokrat KBB, sedangkan 2 Januari 2007 itu sebagai harinya pembentukan KBB di Provinsi Jabar.

Ia pun menambahkan, Jika diistilahkan dengan hari kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 yang lalu, justru saat itu dikatakan sudah ada pemerintahan Indonesia, sedangkan KBB sendiri dari 2 Januari hingga 19 Juni itu masih terpaku pada Kabupaten Induk.

“Coba bayangkan saat 2 Januari itu apakah sudah mandiri atau masih berinduk pada kabupaten Bandung? Pastinya kan waktu itu belum ada apa-apa, sehingga 19 Juni itulah yang jadi ketetapan hari jadi KBB” tambah sang Pejabat itu.

Memotong perbincangan, sang pejabat itu mengambil kesimpulan, bahwa ada yang lebih, bahkan sangat penting untuk dibahas. Tidak ada lain yaitu solusi Covid-19, Percepatan ekonomi nasional, pendidikan, hingga hal lainya untuk masyarakat.

Sehingga kesimpulan ini bisa diambil oleh masyarakat terkait mana yang menjadi kepastian tentang hari jadi. Namun sekiranya solusi kemajuan daerah KBB ini menjadi pokok perbincangan yang utama dibandingkan bergulung perdebatan. (Addien)

banner 728x90
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *