Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
3,127,826
Meninggal
82,013
Sembuh
2,471,678
Active
574,135
Last updated: 25 Juli 2021 - 12:23 pm (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 3,127,826 Meninggal 82,013 Sembuh 2,471,678 Active: 574,135 Last updated: 25 Juli 2021 - 12:23 pm (+07:00)
Link 

Banner
59

KBB Kembali Masuk Zona Merah, Plt Bupati Hengki Sebut Kondisi Ini Sudah Diprediksi Setelah Musim Mudik

  • Bagikan
Ilustrasi Zona Merah Covid-19 (foto: covid19.go.id).
Ilustrasi Zona Merah Covid-19 (foto: covid19.go.id).

Ngamprah, BANGBARA.COM. – Kembalinya Kabupaten Bandung Barat (KBB) ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai Zona Merah Covid-19 per hari ini, Rabu, (09/06/2021), sudah diprediksi sebelumnya.

“Hal ini sudah kita prediksi sebelumnya, karena setelah pencabutan larangan soal arus balik akan banyak yang datang masuk kembali ke KBB, dan terbukti status KBB per hari ini ditetapkan masuk Zona Merah Covid-19”, ujar Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Hengki Kurniawan, kepada awak media.

Hengki menyebut Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB sudah bergerak cepat untuk mengantisipasi tentang hal ini dengan menutup beberapa lokasi tempat wisata dan mengisolasi wilayah yang mengalami kenaikan positif Covid-19.

Plt Bupati Hengki Kurniawan.
Plt Bupati Hengki Kurniawan.

Saat dikonfirmasi mengenai lokasi Toko IKEA yang diketahui terdapat 9 pekerjanya positif Covid-19 namun tidak dilakukan penutupan, Hengki menyebut ada pertimbangan khusus.

“Terkait IKEA, kita sudah koordinasi dengan managernya, sekitar 140 pekerja yang kontak erat dengan yang positif sudah diisolasi, termasuk 9 orang yang positif juga dilakukan isolasi. Tempat IKEA juga sudah disterilkan. Mengapa tidak ditutup, karena kita berfikir bagaimana Covid kita tekan, namun ekonomi bisa tetap berjalan, jadi bukan tebang pilih”, tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) KBB Asep Sodikin menjelaskan ditetapkannya KBB masuk zona merah Covid-19 karena berdasarkan indikator yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Jabar.

“Ada 14 indikator, diantaranya yang utama adalah kasus aktif, kasus sembuh, angka kematian, dan hunian di Rumah Sakit. Untuk kasus aktif kita sebenarnya banyak yang OTG, lalu untuk angka kematian berdasarkan data memang ada kenaikan dimana sebelumnya di angka 90, kini di angka 107”, jelas Asep.

Dilanjutkannya, penilaian dari Pemerintah Provinsi memang berbeda dengan penilaian yang dilakukan oleh Pemerintah KBB sendiri.

Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Asep Sodikin.
Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Asep Sodikin.

“Jika dilihat di kedalaman Desa masih 50:50 atara Desa hijau dan kuning berdasarkan data sampai 2 minggu lalu. Kalau ada kemarin ada 92 Desa kuning, dan 73 Desa hijau, tidak ada yang orange apalagi merah”, ujar Asep.

Jika melihat lebih dalam kembali ke tingkat RT, Asep juga mengatakan tidak ada masalah karena dari 9.370 RT yang ada di KBB, yang masuk zona kuning hanya 317 Desa, yang masuk zona orange hanya 4 Desa, sementara sisanya masuk zona hijau.

“Memang penilaian regional dari Provinsi berbeda dengan kita. karena kini sudah ditetapkan zona merah, artinya kan kembali dilakukan penutupan di tempat wisata, karena berdasarkan aturan, zona orange saja sudah harus ditutup. Namun kita tetap akan pertimbangkan secara kewilayahan di tingkat Kecamatan/Desa”, pungkasnya. (Addien/Abdul)

banner 728x90
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *