Link Banner
178

Kasatpol PP KBB Sebut Boleh Adakan Hajatan, Begini Lho Syaratnya

  • Bagikan
Asep Sehabudin, Kasatpol PP KBB. (foto: Abdul).
Asep Sehabudin, Kasatpol PP KBB. (foto: Abdul).

Padalarang, BANGBARA.COM. – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan terus memberikan edukasi dan informasi melalui Camat dan Kepala Desa untuk masyarakat.

Edukasi dan informasi yang diberikan akan lebih menekankan bahwa di saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini boleh hajatan, namun kapasitas terbatas dan tetap tidak boleh mengadakan acara hiburan.

Hal ini diungkapkan Kepala Satpol PP KBB, Asep Sehabudin saat diminta konfirmasi lebih lanjut terkait pembuabaran acara hiburan musik dangdut di hajatan yang dilaksanakan di di Kampung Gunung Sanggar RT03 RW01, Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, Minggu (15/08/2021).

“Jadi awalnya kami mendapatkan pengaduan dari masyarakat hari Kamis (12/08/2021), bahwa hari ini akan diadakan hajatan dengan acara hiburan musik dangdut”, ujar Asep melalui sambungan telepon.

Dilanjutkan Asep, dirinya pada hari Jum’at (13/08/2021) menugaskan anggota Satpol PP KBB untuk memantau dan berkoordinasi dengan Camat Batujajar.

“Namun Camat menyatakan sulit memberikan penjelasan kepada yang punya hajatan dan menyerahkan kepada kami. Akhirnya kami tadi datang dan melakukan pembubaran acara hiburan musik dangdut tersebut”, lanjut Asep.

Disebutkan, pada awalnya sempat ada penolakan dari penyelenggara hajatan, namun ketika dijelaskan dengan baik dan diberikan himbauan, penyelenggara acara bisa mengerti.

“Kami (Satpol PP KBB) akan selalu memberikan edukasi dan informasi melalui Camat dan Kades kepada masyarakat saat PPKM ini boleh membuat hajatan, namun dengan kapasitas terbatas, tetap laksanakan prokes, namun tetap tidak boleh mengadakan acara hiburan”, tegas Asep.

Asep menyebut sejak mulai diberlakukannya PPKM di KBB, pihaknya sudah banyak membubarkan acara hajatan yang melanggara aturan. Namun pihaknya tetap melakukan pendekatan secara persuasif.

“Untuk saat ini sebaiknya masyarakat bisa menahan diri jika mengadakan acara demi kebaikan bersama. Jangan lupa Tipiring masih berlaku, namun kita melihat juga situasi, yang akan terkena jika mengulang kejadian yang sama beberapa kali. Untuk Sidang Tipiring tidak akan dilakukan sidang di tempat, namun dilaksanakan di Kejaksaan Bale bandung”, pungkasnya. (Abdul)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *