oleh

Kadis DLH KBB: ‘Terkait Pejabat Tersangka Korupsi, Saat Itu Berada Pada Naungan PUPR Bukan DLH’ 

Ngamprah, BANGBARA.COM – Kabar santer yang terjadi terhadap pejabat Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang menjadi tersangka korupsi anggaran sampah pada 2016 yang lalu, menjadi perbincangan hangat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB Apung Hadiat Purwoko saat dimintai keterangan melalui sambungan ponsel memaparkan, bahwa para pejabat UPT Kebersihan itu saat 2016 lalu bukan dibawah naungan DLH melainkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakya (PUPR)

Link Banner

“Waktu 2016 itu UPT Kebersihan ada pada naungan PUPR, memang sampai sekarang para tersangka itu aktif di DLH, hanya saja pada tahun 2016 pejabat yang menjadi tersangka korupsi Itu, berada pada naungan PUPR Bukan DLH” jelas Apung kepada Bangbara.com, Jumat, (19/7/19).

Ketiga pejabat ini merupakan pejabat yang aktif pada tahun 2016 yang lalu. Diantaranya, Kepala UPT Kebersihan tahun 2016 Apit Akhmad Hanifah, Kasubag Tata Usaha (TU) UPT Kebersihan tahun 2016 Adang Seherman, dan Bendahara Pengeluaran Pembantu UPT Kebersihan tahun 2016 Abdurahman Nuryadin.

Apung panggilan akrabnya ini menjelaskan lebih lanjut, tepatnya sekitar bulan April 2017 baru UPT Kebersihan ini bergabung kepada DLH dibawah naunganya.

“Saya sedang Diklat Pim Dua dulu (Pelatihan Kepemimpinan Nasional) selama 4 bulan jadi tidak ada dikantor. Intinya saya hanya bisa menjawab bahwa saat itu UPT Kebersihan bukan naungan saya” pungkas Apung.

(Adn)

Link Banner
Baca Juga,  Dua Bulan Gaji Tak Terbayar, 196 Karyawan PTT-UPT Kebersihan KBB, Mogok Operasi

Komentar

News Feed