Data Corona Indonesia

Terkonfirmasi
4,181,309
+3,145
Meninggal
139,919
+237
Sembuh
3,968,152
Active
73,238
Last updated: 17 September 2021 - 4:08 am (+07:00)

Data Corona Selengkapnya Klik di Sini

Indonesia
Terkonfirmasi 4,181,309 +3,145 new today Meninggal 139,919 +237 new today Sembuh 3,968,152 Active: 73,238 Last updated: 17 September 2021 - 4:08 am (+07:00)
Link 

Banner
345

Kader Golkar Jabar Ini Kecewa dengan Mendagri, Penunjukan PJ Bupati Bekasi Tak ada Diskusi

  • Bagikan
Ilustrasi Pelantikan Bupati. (foto: ip.wp)
Ilustrasi Pelantikan Bupati. (foto: ip.wp)
Sukim Nur Arif, Pengurus Partai Golkar Jawa Barat. (foto: Istimewa).
Sukim Nur Arif, Pengurus Partai Golkar Jawa Barat. (foto: Istimewa).

Kabupaten Bekasi, BANGBARA.COM. – Penunjukan Dani Ramdan, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat sebagai Pejabat (Pj) Bupati Bekasi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, menyisakan kegelisahan di kalangan kader Partai Golkar.

Hal ini diungkapkan Sukim Nur Arif, salah seorang kader yang sekaligus merupakan Pengurus Partai Golkar Jawa Barat yang menyebut seharusnya sebagai Partai pengusung Bupati sebelumnya Eka Supria Atmaja, diajak berdiskusi terlebih dahulu.

Eka Supria Atmaja merupakan Bupati Bekasi sebelumnya yang meninggal dunia pada 11 Juli 2021 lalu, setelah terpapar Covid-19, sehingga harus digantikan posisinya agar tetap berjalan pemerintahan.

Sukim Nur Arif, Pengurus Partai Golkar Jawa Barat. (foto: Istimewa).
Sukim Nur Arif. (foto: Istimewa).

“Ini menjadi perhatian, karena Pak Eka merupakan Bupati Bekasi yang diusung oleh Partai Golkar. Seyogyanya secara etika Departemen Dalam Negeri (Depdagri) sebelum melakukan penunjukan PJ Bupati, kami diajak diskusi”, ujar priang yang akrab disapa Kang Sukim ini melalui pesan singkatnya, Kamis, (22/07/2021).

Sukim menyebut hal ini menjadi penting karena tentunya ada janji-janji politik terhadap masyarakat yang harus diselesaikan, minimal yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Ditambahkan Kang Sukim, pihaknya menyadari bahwa penunjukan PJ Bupati adalah kewenangan Mendagri, tapi sebagai Partai pengusung tentu punya tanggung jawab agar jangan sampai masyarakat menilai Partai berlambang Pohon Beringin ini tidak menuntaskan program yang dijanjikan sebelumnya.

“Mudah-mudahan hal ini menjadi koreksi yang positif agar kedepannya tidak terjadi lagi. Penunjukan PJ Bupati harus mempertimbangkan kondisi lapangan agar tidak menyisakan opini yang negatif”, pungkasnya.

Dani Ramdan sendiri usai ditunjuk oleh Mendagri telah dilantik dan diambil sumpahnya oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara virtual Gedung Negara Pakuan, Bandung pada Kamis, (22/07/2021). (Addien)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *